Khazanah

Mengintip 7 Fakta Unik Ramadhan dari Berbagai Negara, Salah Satunya Dorayaki Jadi Takjil di Jepang

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Senin 02 Jan 2023, 12:15 WIB
Mengintip 7 Fakta Unik Ramadhan dari Berbagai Negara, Salah Satunya Dorayaki Jadi Takjil di Jepang

AYOJAKARTA.COM – Tak terasa tahun kini telah berganti menjadi 2023, dan waktu menuju Ramadhan tak lebih dari 100 hari lagi.

Banyak hal-hal unik yang dapat kita saksikan hanya di bulan Ramadhan yang tak dapat ditemukan di bulan-bulan lain.

Mulai dari beragam kegiatan-kegiatan umat muslim yang unik, makanan khas Ramadhan, dan masih banyak lagi hal-hal yang hanya dapat ditemukan di bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, dan perayaan Ramadhan pun tak hanya dilakukan di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam.

Namun di berbagai belahan dunia, bagi penduduk muslim pasti akan merayakan indahnya bulan Ramadhan dengan berbagai cara dan keunikan masing-masing.

Ingin tahu fakta unik Ramadhan apa saja yang ada di belahan dunia? Yuk simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Berikut 7 fakta unik Ramadhan dari berbagai negara yang dikutip Ayojakarta.com pada laman resmi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Senin 2 Januari 2023:

1. Indonesia

Dimula dari negara kita Indonesia, sebagai salah satu negara di dunia dengan masyarakat Muslim terbesar, Indonesia tentunya mempunyai beragam keunikan saat bulan Ramadhan tiba.

Beberapa keunikan tersebut antara lain menjamurnya pedagang-pedagang makanan berbuka puasa di sepanjang jalan raya atau di komplek perumahan.

Selain itu akan bermunculan pula anak-anak atau orang dewasa yang bermain kembang api atau petasan, walaupun sebenarnya hal itu dilarang.

Kebiasan luar biasa unik adalah adanya mudik besar-besaran yang mengakibatkan jalan menjadi macet dan tiket transportasi habis terjual jauh sebelum hari Raya Idul Fitri.

2. Arab Saudi

Umat Islam mempunyai cara tersendiri untuk memberitahukan tanda waktu berbuka, waktu salat, dan sebagainya.

Misalnya dengan adzan, melalui pengumuman di masjid atau menabuh bedug untuk memberitahukan waktu berbuka dan sahur.

Nah ternyata di Arab Saudi terdapat kebiasaan unik saat menyambut bulan Ramadhan yaitu “Meriam Ramadhan” di Makkah Al Mukarramah yang digunakan untuk mengumumkan tanda masuknya bulan suci Ramadhan, waktu berbuka, waktu sahur, waktu imsak, dan masuknya tanggal 1 Syawal.

Pada bulan Ramadhan, semua orang di Arab Saudi juga berlomba-lomba menyediakan hidangan berbuka puasa.

Saat puasa tiba akan ada kurang lebih 12.000 meter taplak meja dengan hidangan yang memang disuguhkan untuk para Jamaah Masjidil Haram.

Umumnya hidangan yang disajikan antara lain berupa minuman, buah, kurma, dan yogurt.

3. Rusia

Durasi puasa di bulan Ramadhan di negara Rusia merupakan salah satu puasa terlama di dunia yaitu selama 17 jam.

Namun, lamanya waktu berpuasa tersebut tidak menjadi halangan bagi umat Islam Rusia untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Lebih dari 20 juta umat Muslim di Rusia kerap berkumpul di masjid-masjid dan menyantap khingaish atau gainaish untuk berbuka.

Khingaish merupakan roti yang diisi dengan keju dan gainaish merupakan roti yang terbuat dari gandum. Serta ada minuman fermentasi non alkohol bernama Kvaas.

4. Mesir

Umat Muslim di Kairo mempunyai kebiasaan unik menyambut bulan Ramadhan, dimana pada tersebut kota Kairo berubah menjadi kota sejuta lampu.

Karena umat Muslim disana mempunyai kebiasaan memasang lampu Fanus (lampu tradisional Kairo) di rumah mereka.

Tradisi ini sudah ada sejak Dinasti Fattimiyah dimana saat itu pemasangan lampu ditujukan untuk menyambut kedatangan pasukan Raja Mesir yang akan berkunjung saar Ramadhan.

Untuk makanan, ada sebuah makanan pencuci mulut di Kairo yang sangat dinantikan di bulan Ramadhan yaitu Kunafa yang bercita rasa manis.

Selain itu masyarakat Muslim kota Mesur juga berlomba-lomba membuat tempat berbuka puasa gratis untuk mencari pahala.

5. Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, lama berpuasa di bulan Ramadhan mencapai 14 jam dalam sehari, dengan temperatur diatas 30 derajat Celcius.

Namun masyarakat Afrika Selatan memaknai puasa Ramadhan bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi momen untuk memperbaiki diri, emosi, moralitas, dan spiritual mereka.

Bahkan di momen Ramadhan, umat Muslim di sana menjadikannya ajang untuk mengenalkan Islam ke berbagai kalangan di Afrika Selatan.

Biasanya mereka akan menyiarkan dengan berbagai media seperti radio dan koran.

Sama seperti di Indonesia, di Afrika Selatan umat Muslim juga berkunjung atau berziarah ke makam keluarga yang telah tiada untuk mendoakan.

Makanan khas yang sering disajikan saat Ramadhan tiba adalah Samosa, pie, kari, dan halim (sejenis kaldu).

6. Jepang

Jika di Indonesia atau di Arab Saudi, kurma menjadi salah satu menu khas saat berbuka puasa saat Ramadhan.

Di Jepang ada kue Dorayaki, yang menjadi menu khas tradisi berbuka puasa saat Ramadhan.

Para umat Muslim di Jepang juga biasanya akan membentuk semacam panitia Ramadhan yang bertugas menyusun kegiatan Ramadhan di Japan Islamic Centre.

7. Australia

Lama berpuasa di Australia bagi umat Muslim adalah menjadi salah satu yang terpendek di dunia yaitu selama 10 – 11 jam sehari.

Hal itu membuat umat Islam di Australia sering berbuka puasa saat masih sedang dalam perjalanan selepas pulang bekerja karena waktu berbuka bersamaan dengan jam pulang kantor sekitar pukul 5 sore.

Salat tarawih di Melbourne Pada umumnya dilakukan sebanyak 11 rakaat dan berbeda dengan Indonesia dimana di sana tidak diawali dengan ceramah.

Nah itulah 7 fakta unik Ramadhan dari berbagai belahan dunia.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Aulli R Atmam