AYOJAKARTA.COM - Ustaz Khalid Basalamah memberi jawaban atas pertanyaan apakah rokok halal atau haram.
Perkara rokok halal atau haram kerap kali menjadi pembicaraan di tengah masyarakat.
Maklum saja, Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia sekaligus jumlah perokok aktif yang tinggi.
Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah Anjurkan Sholat Istikharah untuk Memutuskan Segala Sesuatu
Oleh karena itu, penceramah dan pemuka agama pun kerap bicara soal fatwa serta hukum rokok.
Ustaz Khalid Basalamah juga pernah membahas mengenai perkara rokok ini dalam salah satu ceramahnya.
Pertama, menjawab pertanyaan tentang hukum bekerja di perusahaan rokok.
Dengan singkat, padat, dan jelas Ustaz Khalid Basalamah menjawab bahwa bekerja di perusahaan rokok hukumnya haram.
Baca Juga: Larangan Berpuasa di Hari Jumat, Sabtu, atau Minggu, Berikut Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
"Hukum kerja di perusahaan rokok? Siapa yang jawab nih. Haram hukumnya," ujar ustaz Khalid Basalamah seperti dilansir Suara.com.
"Kalau halal, anggaplah ada satu dokter atau pemerintah yang tulis merokoklah karena anda akan sehat. Silahkan merokok, bekerja di perusahaannya," katanya.
Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan akan bahaya merokok bagi kesehatan, yang mana hal itu juga sudah sering dikampanyekan oleh pemerintah.
Ustaz Khalid Basalamah juga meminta maaf dan meminta agar orang yang menyimak penjelasannya mengenai keharaman rokok tidak tersinggung.
"Maaf jangan tersinggung temanku, jadi apa yang saya sampaikan sesuai hukum syariah. Memang itu hukum agamanya dan ini pasti demi kebaikan anda," ujar Ustaz Khalid Basalamah.
Untuk itu, Ustaz Khalid Basalamah juga menyarankan agar orang yang bekerja di perusahaan rokok untuk berusaha mencari tempat bekerja yang lain.
Ia mengingatkan bahwa rejeki dari Allah SWT ada di mana saja sehingga tidak perlu mencari nafkah di tempat yang memproduksi barang haram.
"Kalau tidak malam ini (mengundurkan diri) sampai kapan anda makan yang haram. Kan lebih berat hukumannya." lanjut Ustaz Khalid Basalamah.
"Maka lebih baik jangan bekerja lagi di situ. Kerja di tempat yang lain, banyak pekerjaan. Semut aja di lubang yang kecil, Allah kasih rezeki, apalagi dengan manusia," pungkasnya.