TEBET, AYOJAKARTA - Pernahkah kamu bercermin dan melihat wajahmu terdapat bintik-bintik berwarna putih? Jika kamu masih belum familiar, bintik putih tersebut adalah milia. Milia berbeda dengan jerawat maupun whiteheads. Penyebab berkembangnya milia adalah ketika serpihan kulit terperangkap di bawah permukaan kulit atau ketika keratin menumpuk dan terperangkap.
Milia sering ditemukan pada bayi yang baru lahir, 40—50 persen bayi yang baru lahir memiliki milia. Tetapi milia pada bayi yang baru lahir umumnya akan sembuh sendiri tanpa adanya perawatan. Gak perlu khawatir ya kawan jika kamu sudah besar tetapi memiliki milia. Meskipun umumnya ditemukan pada bayi yang baru lahir, tetapi milia juga bisa dimiliki oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Terdapat beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membantu mencegah dan mempercepat proses penyembuhannya. Simak penjelasan berikut yang dilansir healthline.com:
- Jangan dipecahkan
Meskipun memiliki milia bisa mengesalkan, cobalah untuk tidak menekan-nekannya dan memecahkannya. Hal tersebut dapat menyebabkan milia berdarah dan menimbulkan bekas luka. Hindari untuk menggaruk area kulit yang terdapat milia, karena dapat membawa kuman dan menyebabkan terjadi iritasi pada kulit.
- Bersihkan Area
Pastikan untuk selalu membersihkan wajahmu dengan sabun yang lembut setiap hari. Hal ini dapat membantu kulit untuk mempertahankan minyak alami di kulit yang dibutuhkan wajah agar tetap seimbang dan sehat. Hindari menggesek milia, jadi alih-alih membiarkannya mengering setelah mencuci wajah, cobalah untuk menepuk-nepuk kulitmu. Ini akan membantu mencegah kulit dari gesekan atau kekeringan.
- Eksfoliasi
Gunakan produk eksfoliasi yang lembut untuk mengaja kulit dari iritasi yang menjadi penyebab munculnya milia. Carilah exfoliant yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, atau asam glikolat. Kandungan tersebut dapat membantu menjaga keratin dari produksi berlebihan sehingga membantu mencegah munculnya milia. Tetapi jangan melakukan eksfoliasi terlalu sering ya kawan agar terhindar dari iritasi, cukup melakukannya seminggu sekali.
- Gunakan Facial Peel
Facial peel yang mengandung bahan eksfoliasi dapat membantu mengatasi milia. Tetapi kamu haru tetap hati-hati dalam menggunakannya, karena apabila kandungannya terlalu kuat maka dapat memunculkan lebih banyak milia. Coba gunakan facial peel yang mengandung asam salisilat atau asam glikolat. Jika kamu sudah terbiasa menggunakan facial peel dalam rutinitas skincare-mu, itu adalah hal yang bagus karena akan lebih aman untuk penggunaan di kemudian hari.
- Gunakan Sunscreen
Penggunaan sunscreen sangatlah penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Tapi kamu harus tahu loh kawan jika penggunaan sunscreen yang benar dapat mencegah terjadinya iritasi yang dapat memunculkan milia. Pastikan kamu menggunakan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi.
Sunscreen yang ramah dengan kulit memiliki minyak mineral sebagai bahan dasarnya disbanding dengan minyak lain yang dapat menyumbat kulit. Jadi, perhatikanlah kandungan sunscreen untuk memastikan tidak terdapat kandungan yang dapat membuat kulitmu menjadi lebih sensitif. (Dianur Kholifah Ummah)