JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM --Pelaksanaan Jakarta Dance Carnival (JDC) 2019 kini memasuki tahun ke-5. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk selebrasi meriah menampilkan karnaval, panggung tari, pameran fotografi, ruang sharing tari, dance film hingga ruang pementasan tari anak.
Komunitas tari, Cipta Urban Tim, adalah salah satu yang konsisten mengikuti kegiatan berbagai genre tari itu dari tahun pertama. Dari semula tampil di Taman Ismail Marzuki sampai nanti beraksi di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
"Ikut JDC pertama sampai terakhir tahun kemarin. Kami bener-bener berkembang dari saya sekolah menengah pertama sudah menari di sini. Justru dari kegiatan ini kita bisa belajar," ujar pelatih komunitas Cipta Urban Tim, Try Anggara (23), saat diwawancara, Rabu (23/10/2019).
Menurutnya, kegiatan tahunan ini menjadi wadah berkumpulnya ragam komunitas tari di Jakarta. Bahkan, ada kolaborasi lintas seniman tari di dalamnya.
AYO BACA : Jakarta Dance Carnival 2019, Ajang Lebaran Komunitas Tari
"Jadi seperti jendela kita untuk melihat tarian Indonesia. Banyak banget variasi dari hip hop di-mix ke tradisi Indonesia dan saya belajar itu," terang Angga.
Untuk penampilan mereka di Sabtu (26/10/2019) mendatang, Angga mengungkapkan bahwa yang dipikirkan komunitasnya hanya menari bersama dan tampil menghibur penonton.
"Kami tidak berpikir soal uang atau apapun itu. Memang betul-betul menari di hari itu dan suasananya betul-betul seru," jelasnya.
Harapannya, kegiatan serupa JDC ini bisa lebih banyak ditemukan di wilayah Jakarta. Acara-cara seperti ini bisa menjangkau dan memberikan ruang terhadap komunitas-komunitas tari yang ada di Jakarta.
"Kami bisa mendirikan komunitas di sini. Sebenarnya banyak komunitas berkualitas, cuma tidak terkoneksi satu sama lain. Padahal kita beragam," ucapnya.
AYO BACA : Mengembangkan Tari Tradisional dan Memanfaatkan Ruang Ketiga Lewat JDC 2019