JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta terus mendukung dan memfasilitasi pelaku seni. Dengan menghadirkan ruang ekspresi seperti Jakarta Dance Carnival (JDC) 2019 untuk mengapresiasi komunitas tari.
Kepala Seksi Pembinaan Kesenian Disparbud DKI Jakarta, Rusmantoro mengatakan, kehadiran ruang ekspresi ini tak hanya menampilkan ragam tari komunitas. Melainkan pemanfaatan ruang ketiga di ibu kota.
''Karena salah satu ruang ketiga ya di Lapangan Banteng ini. Ada tempat-tempat yang sudah kita isi dengan seni dan budaya,'' ujar Rusmantoro usai konfrensi pers JDC 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019).
AYO BACA : Apresiasi Komunitas Tari Ibu Kota, Yuk Tonton Jakarta Dance Carnival
Menurut Rusmantoro, ketika masyarakat sudah menikmati ruang pertama yaitu di rumah dan keduanya di tempat kerja. Maka ruang ketiga menjadi wadah untuk menyalurkan ekspresi seni dan budaya. Serta tempat bertemunya masyarakat tanpa sekat.
''Ada musik tepi barat dan tepi timur sebagai ruang ketiga juga,'' ucapnya.
Dikatakan, melalui Jakarta Dance Carnival 2019, tari tradisonal diberikan tempat yang baik. Juga wujud melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi sebagai budaya leluhur ibu kota.
''Tradisi artinya bukan yang sudah ada. Tapi pengembangan. Jadi diharapkan menciptakan tari kreasi baru tapi akarnya tetap tradisi,'' pungkasnya.
AYO BACA : Jakarta Dance Carnival 2019, Ajang Lebaran Komunitas Tari