Komunitas

Ayo Puasa Sampah Saat Mudik

Oleh: Admin Kamis 30 Mei 2019, 06:16 WIB
Ilustrasi sampah

AYO BACA : Terminal Bus Kalideres Bebas Calo Tiket

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Astrid Faidlatul, perantau, selalu membawa kotak makan dan botol minuman isi ulang tiap mudik ke kampung halamannya di Gresik, Jawa Timur. Buat dia, dua perlengkapan itu adalah sarana untuk cara mudah “berpuasa” sampah plastik kemasan makanan yang ia bawa selama perjalanan mudik.

Bagi sebagian orang, cara Astrid barangkali kurang praktis, karena ada bobot tambahan yang harus ia bawa di sepanjang perjalanan pulang ke kampung halaman.

Namun, bagi dara berusia 23 tahun itu, beban tambahan dari kotak makan dan botol minum tak sebanding dengan beban lingkungan akibat banyaknya sampah plastik yang mungkin dihasilkan masyarakat selama mudik.

“Agar benar-benar tidak menghasilkan sampah selama mudik, rasanya sulit, karena terkadang ada keinginan untuk jajan. Dari sana biasanya makanan atau minumannya sudah ada dalam kemasan. Buat saya yang penting bisa mengurangi sampah sudah bagus,” kata Astrid yang berencana mudik naik kereta api jelang Lebaran 2019.

Selain kemacetan, sampah turut menjadi masalah yang dihadapi tiap masa mudik berlangsung baik jelang, saat, maupun setelah lebaran.

Trennya, sampah di jalur mudik tepatnya di tempat peristirahatan (rest area) akan meningkat dua sampai tiga kali lipat dari hari biasa.

Catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada musim mudik 2018, rata-rata produksi harian sampah di satu tempat peristirahatan mencapai 10 ton. Padahal, sampah yang dihasilkan saat hari biasa hanya sekitar tiga ton.

Sementara itu, untuk musim mudik tahun ini, KLHK memprediksi sampah yang dihasilkan dapat mencapai 16.100 ton per hari.

Angka itu diperoleh dari jumlah pemudik sebanyak 23 juta orang dikalikan dengan produksi harian sampah per orang yang rata-rata sebanyak 0,7 Kilogram. Dari jumlah itu, sampah yang banyak dihasilkan meliputi styrofoam, kemasan mi instan, botol minuman, gelas plastik minuman, kertas pembungkus makanan, peralatan makan plastik sekali pakai, dan bungkus plastik.

AYO BACA : Tips Merawat Kendaran Saat Mudik

Reporter Admin
Editor Rizma Riyandi