Komunitas

Masuk ITB Lebih Mudah dengan Memilih Fakultas yang Punya Keketatan Rendah, Ini Daftarnya

Oleh: Cindra May Ningrum Minggu 08 Okt 2023, 20:46 WIB
Sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan studi di ITB, agar berpeluang lolos besar kamu bisa memilih fakultas dengan keketatan rendah.

AYOJAKARTA.COM - Institut Teknologi Bandung atau biasa disingkat ITB, memiliki ciri khas tersendiri dalam penerimaan mahasiswa baru.

Salah satu yang menarik dan berbeda dari kampus lainnya, pada awal masuk perkuliahan mereka yang lolos di ITB akan berada di fakultas terlebih dahulu.

Artinya, pada saat pendaftaran jalur seleksi masuk di ITB kamu harus memilih fakultas sebelum masuk jurusan.

Setelah mengenyam pendidikan lewat program tingkat persiapan bersama selama satu tahun, kamu baru bisa masuk jurusan kuliah atau bernama tingkat departemen.

Sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan studi di ITB, agar punya peluang lolos besar kamu bisa memilih fakultas dengan keketatan rendah.

Sebab, keketatan rendah berarti persaingan untuk lolos lebih mudah karena sainganmu di fakultas yang memiliki keketatan rendah ini juga lebih sedikit.

Baca Juga: Anies Baswedan Roasting Ribuan Alumni ITB, Dapat Dukungan dari Dua Elemen Penting Masyarakat di Jawa Barat

Dilansir AyoJakarta.com dari situs resmi penerimaan mahasiswa baru ITB pada Minggu, 8 Oktober 2023, berikut 4 fakultas dengan keketatan rendah lengkap dengan daya tampung per jalur masuk di Institut Teknologi Bandung.

1. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) - Kampus Cirebon

Fakultas yang pertama memiliki keketatan rendah adalah FSRD ITB di kampus Cirebon dengan keketatan lebih dari 15 persen.

Adapun jurusan di FSRD ITB bisa kamu pilih setelah satu tahun belajar di TPB, adalah sebagai berikut:

• Seni Rupa Murni

• Kriya Seni

• Desain Interior

• Desain Produk

• Desain Komunikasi Visual

Daya tampung yang tersedia pada tahun 2023, yaitu SNBP sebanyak 15 orang, SNBT sebanyak 34 orang, dan SM-ITB tidak ada kuota.

2. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) - Kampus Cirebon

FITB di kampus Cirebon juga memiliki keketatan rendah sebesar lebih dari 15 persen.

Adapun jurusan kuliah yang ada di fakultas ini, adalah sebagai berikut:

• Meteorologi (ME)

• Oseanografi (OS)

• Teknik Geodesi dan Geomatika (GD)

• Teknik Geologi (GL)

Daya tampung yang tersedia pada tahun 2023, yaitu SNBP sebanyak 30 orang, SNBT sebanyak 16 orang, dan SM-ITB tidak ada kuota.

3. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) - Kampus Cirebon

FTTM ITB di kampus Cirebon memiliki keketatan rendah yakni sebesar 10 hingga 15 persen.

Adapun jurusan kuliah yang ada di fakultas ini, adalah sebagai berikut:

• Teknik Geofisika (TG)

• Teknik Metalurgi (MG)

• Teknik Perminyakan (TM)

• Teknik Pertambangan (TA)

Selain itu, untuk daya tampung tahun 2023 di FTTM ITB kampus Cirebon yaitu SNBP sebanyak 75 orang, SNBT 47 orang, dan SM-ITB tersedia 1 kuota saja.

4. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) - Kampus Cirebon

Terakhir, fakultas yang memiliki keketatan rendah adalah SAPPK ITB di kampus Cirebon.

Berdasarkan informasi keketatan rendah di sekolah ini yakni sebesar 10 hingga 15 persen.

Adapun jurusan kuliah yang ada di sekolah ini, adalah sebagai berikut:

• Arsitektur

• Perencanaan Wilayah dan Kota

• Studi Pembangunan

• Transportasi

Untuk daya tampung tahun 2023, melalui jalur SNBP yakni sebanyak 31 kuota, SNBT sebanyak 20 kuota, dan SM-ITB sebanyak 1 kuota.

Baca Juga: Cara Mudah Kuliah di Institut Teknologi Bandung, Pilih Saja 9 Jurusan di ITB yang Sepi Peminat, Tertarik?

Demikian informasi terkait 4 fakultas dengan keketatan rendah di Institut Teknologi Bandung bisa jadi bahan pertimbangan kamu untuk daftar seleksi masuk ITB tahun depan.

Reporter Cindra May Ningrum
Editor Aris Abdulsalam