Komunitas

ISMN Yogyakarta Meetup 2026 Hadirkan Para Influencer Sosial Media Jogja dalam Pelatihan Membangun Trust dan Engagement Audiens

Oleh: Desi Kris Jumat 16 Jan 2026, 07:36 WIB
ISMN Yogyakarta Meetup 2026

YOGYAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Owners dari homeless media lokal @Jogjainfomu dan @watinjogja, Sigit Iwan Setyawan membagikan bagaimana strategi untuk membangun trust dan engagement audiens di acara ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam forum diskusi yang digaler di HAHAHIHI Coffee & Eatery ini, Sigit menyampaikan mengenai realita media sosial saat ini.

Menurutnya, tantangan konten digital saat ini adalah bagaimana audiens bisa dibanjiri ratusan dengan konten.

Kemudian dalam tiga detik pertama, konten harus bisa menentukan akan ditonton atau diskip hingga engagement bisa jadi kunci pertumbuhan.

Ia menyebut bahwa kunci utama dari sebuah konten adalah storytelling.

Mengapa Storytelling Ini Penting?

"Storytelling sangat penting agar cerita lebih mudah diingat daripada informasi," ujarnya.

Menurutnya jika informasi 'dibungkus' dengan satu cerita atau storytelling yang bagus pasti akan tersampaikan dengan maksimal.

Kemudian emosi dapat mendorong interaksi dan konten yang disukai terasa lebih "manusiawi" dan bisa membangun koneksi, bukan sekadar views.

Sigit juga menambahkan bahwa sebuah konten storytelling berbasis lokal bisa lebih naik dan disukai audiens. Hal tersebut disebabkan karena informasi lokal lebih dekat dengan keseharian audiens.

"Bahasa, budaya, dan pengalaman nyata, karena jadi kunci utama dalam storytelling karena kalau kita bikin tanpa ada bahasa, unsur budaya atau pengalaman nanti susah untuk diterima oleh masyarakat," tambahnya.

Sigit juga menyampaikan bahwa ada tiga formula untuk membuat storytelling konten, yaitu hook (bikin berhenti scroll), cerita atau konflik (masalah, pengalaman, keunikan), dan penutupan akhir konten (insght, pesan, atau ajakan).

lebih lanjut, ia mengimbau agar pengelola media sosial lokal memahami algoritma Instagram dan TikTok.

Cara kerja algoritma sendiri mendorong konten yang ditonton sampai selesai, mendapat komentar, dan disimpan serta dibagikan.

Sementara itu, Linda Widyastuti yang merupakan Influencer Jogja memberikan informasi mengenai bagaimana personal branding dan kredibilitas informasi di media sosial.

Dalam paparannya, Linda menyampaikan jika sebagai pengelola media sosial harus memiliki kemampuan public speaking yang baik.

Selain itu, juga mampu untuk memebedakan mana yang layak menjadi konsumsi publik mana yang tidak.

Ia mengatakan pengelola media sosial harus mampu membuat storyline konten yang baik termasuk hook, bridging, isi, CTA or closing serta konsisten sehari minimal membuat dua konten.

Linda mengatakan jika kunci utama sebuah konten bisa bagus adalah hooknya jangan ambil bridging lebih dulu. Menurutnya, bridging lebih baik diambil pada detik ke 10.

Linda juga memberikan tips bagi pemula, durasi konten jangan lebih dari satu menit dan setiap hari minimal upload tiga. CTA or closing juga sangat wajib dalam membuat konten.

"CTA or closing ini wajib di sebuah konten endorsement kalian," katanya.

Ia juga mengatakan agar konten kita banyak disukai orang harus mencari hal-hal yang fresh dan seru dari konten yang update dan trending.

ISMN Yogyakarta Meetup 2026 berjalan lancar dengan diikuti 50 peserta pengelola media sosial lokal di wilayah Yogyakarta dan Solo Raya.

Acara ini diharapkan bisa menjadi wadah diskusi bagi pemilik atau pengelola media sosial loka,new media, mediagram, hingga influencer untuk memperkuat kolaborasi dan ingin tumbuh bersama di era transformasi digital.

Dengan mengusung tema "Literasi dan Membangun Kolaborasi Bersama Media Sosial Lokal", ISMN Yogyakarta Meetup 2026 ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat jejaring, berbagi pengalaman, serta membangun kolaborasi di tengah pesatnya perkembangan di era digital.

ISMN Yogyakarta Meetup 2026 dapat terselenggara dengan lancar berkat dukungan dari Bank Negara Indonesia (BNI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Avery Kusumanegara Yogyakarta, Ranasa Hostel, Waterboom Jogja, Bella Indotrans, Sakura Mochi Bumijo, DomaiNesia, dan Angel Aesthetic Clinic.

Indonesia Social Media Network (ISMN) merupakan jaringan kolaboratif New Digital Media di Indonesia yang dipelopori oleh Ayo Media Network.

ISMN ini dibangun sebagai jaringan antarakun media sosial dari berbagai daerah dan komunitas.

Acara ini akan menjadi wadah kolaborasi bagi pemilik & pengelola akun media sosial, homeless media, new media, hingga mediagram yang ingin tumbuh dan naik level di era digital.

Selain itu, ISMN juga diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk membangun sinergi antara komunitas digital, pemerintah, pelaku usaha, institusi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Reporter Desi Kris
Editor Gita Esa Hafitri