Komunitas

Skill Up Y2C Jakarta Vol.2, Rahasia Member Yamaha Jadi Pengendara Cerdas dan Kreatif di Cikini

Oleh: Gita Esa Hafitri Rabu 15 Apr 2026, 12:45 WIB
Skill Up Y2C Jakarta Vol.2, Rahasia Member Yamaha Jadi Pengendara Cerdas dan Kreatif di Cikini

AYOJAKARTA.COM -- Kini, komunitas motor bertransformasi menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas diri serta mengasah sisi kreativitas. Hal inilah yang dibuktikan oleh Yamaha DDS Jabodetabek melalui rangkaian kegiatan Skill Up Y2C Jakarta Vol.2.

Setelah meraih kesuksesan besar pada rangkaian Vol.1 yang berlangsung sejak Januari hingga Maret 2026, Yamaha kembali menghadirkan agenda yang lebih segar, edukatif, sekaligus estetik.

Pada hari Minggu, 12 April 2026, suasana Yamaha Flagship Shop, Cempaka Putih dan studio Lost in Clay, Cikini, tampak berbeda. Puluhan anggota komunitas berkumpul untuk mengikuti dua agenda utama: Safety Riding Class dan Pottery Class.

Kegiatan Y2C Jakarta Vol.2 mengusung misi utama untuk memperkaya keterampilan atau skill para anggotanya. Agenda pertama yang menjadi prioritas adalah pelatihan keselamatan berkendara.

Yamaha menyadari bahwa memacu motor di jalan raya bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang penguasaan teknik yang benar demi keamanan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dalam sesi ini, para instruktur profesional memberikan pembekalan mendalam. Peserta tidak hanya diajak mempraktikkan cara berkendara yang aman, tetapi juga memahami psikologi berkendara dan pentingnya pengecekan kendaraan secara berkala.

Edukasi ini menjadi sangat krusial mengingat angka pengguna sepeda motor di wilayah Jabodetabek terus mengalami lonjakan yang signifikan setiap tahunnya.

"Pihak Yamaha DDS Jabodetabek memiliki keyakinan kuat bahwa edukasi mengenai keselamatan berkendara perlu kita sampaikan secara konsisten, khususnya kepada para pengendara motor yang populasinya kian bertambah. Kami berharap pesan serta dedikasi kami dalam mengampanyekan keamanan lalu lintas dapat tersampaikan kepada publik secara luas melalui program safety riding dalam wadah Y2C Jakarta ini," papar Andreas Tjahyadi, selaku Koordinator Chief DDS I Jabodetabek.

Setelah menguras energi dan konsentrasi di lintasan safety riding, para anggota Y2C Jakarta diajak untuk "mendinginkan kepala" dengan aktivitas seni. Mereka melakukan touring santai menuju kawasan Cikini, tepatnya ke studio Lost in Clay. Di sini, fokus beralih dari stang motor menuju bongkahan tanah liat.

Tujuan utama dari Pottery Class ini adalah memberikan ruang bagi para anggota untuk melakukan relaksasi melalui sentuhan kreatif. Membentuk tanah liat dipercaya mampu menurunkan tingkat stres dan melatih kesabaran.

Para peserta belajar teknik dasar pembuatan keramik, mulai dari memusatkan tanah di roda putar (centering) hingga membentuknya menjadi wadah fungsional seperti gelas atau mangkuk.

Suasana di studio sore itu terasa sangat hangat. Meskipun banyak peserta yang baru pertama kali menyentuh tanah liat, semangat mereka sangat tinggi. Fokus dan tawa menyatu saat tangan-tangan yang biasanya erat menggenggam gas motor, kini perlahan dan lembut mencoba menyeimbangkan tanah liat yang berputar.

Meskipun karya yang dihasilkan mungkin belum sempurna layaknya buatan profesional, setiap goresan tangan di atas tanah liat tersebut menyimpan cerita perjuangan dan kepuasan tersendiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa anggota komunitas motor juga memiliki sisi lembut dan apresiasi yang tinggi terhadap karya seni.

Di akhir sesi, para peserta tampak bangga memamerkan hasil karya mereka. Meskipun pakaian dan tangan mereka kotor terkena cipratan tanah, pancaran kebahagiaan tidak bisa disembunyikan. Salah satu peserta, Sabrina Martha Larasati, siswa dari SMKN 6 Jakarta, membagikan kesan mendalamnya mengenai rangkaian acara tersebut.

"Rangkaian acara safety riding yang berlanjut dengan touring menuju kelas pottery bersama Y2C sangat mengasyikkan dan memberikan banyak manfaat. Saya tidak hanya mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai keamanan berkendara, tetapi juga memperoleh pengalaman baru yang kreatif lewat aktivitas pottery yang seru. Suasana kebersamaannya sangat terasa, acaranya menyenangkan, dan ilmu saya pun bertambah. Saya berharap Y2C akan terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan menarik seperti ini di masa mendatang," pungkas Sabrina.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Yamaha DDS Jabodetabek tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun gaya hidup dan karakter penggunanya. Melalui Y2C Jakarta, Yamaha ingin menciptakan standar baru bagi komunitas motor di Indonesia—sebuah komunitas yang cerdas di jalan raya dan kreatif dalam kehidupan sosial.

Dengan suksesnya agenda pertama di Vol.2 ini, Yamaha berencana untuk terus menghadirkan kelas-kelas skill up lainnya yang tidak kalah menarik. Mulai dari pelatihan mekanik dasar, fotografi otomotif, hingga kewirausahaan, semuanya dirancang untuk membuat anggota Y2C Jakarta menjadi pribadi yang lebih berdaya.

Reporter Gita Esa Hafitri
Editor Gita Esa Hafitri