Kuliner

Bir Pletok, Minuman Khas Betawi yang Kaya akan Manfaat

Oleh: Admin Jumat 26 Jun 2020, 13:23 WIB
Bir Pletok berwarna merah menggoda

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM- Warnanya merah menggoda, rasanya manis, hangat dan wangi. Disajikan dalam gelas kecil, minuman ini dijadikan sebagai jamuan tamu (welcome drink) di sebuah hotel di Jakarta wilayah Kepala Gading.

Seorang tamu dari Bandung sampai tiga kali meminta minuman tersebut. “Enak, hangat kaya minuman jamu dan jahe, tapi ini lebih enak,”ujar Wendi, saat bertamu ke hotel tersebut pada awal Februari 2020. Minuman itu namanya Bir Pletok, minuman khas betawi yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda dulu.

Hotel tersebut sengaja menyajikan Bir Pletok sebagai salah satu menu andalan untuk melestarikan budaya Betawi. Mencari Bir Pletok di took-toko, warung, kafe atau restoran di Jakarta saat ini terbilang susah. Berbeda dengan mencari kopi yang kini bak jamur di musim hujan, atau mencari bir pada umumnya.

AYO BACA : Resep Simpel Ketoprak buat Isi Weekend lo

Bir Pletok dijual tempat-tempat khusus. Seperti beberapa toko di kawasan Kota Tua Jakarta, Pasar Baru, atau dijual secara online. Maklum, Bir Pletok dibuat secara rumahan, umumnya skala usaha kecil dan menengah (UKM).  Jika ingin membeli dalam jumlah banyak, bisa mendatangi rumah warga yang masih aktif memproduksi Bir Pletok baik dalam bentuk minuman botol ukuran 100 ml- 200 ml maupun kemasan bubuk yang tahan lama dan bisa diseduh dengan air panas.

Beberapa merek Bir Pletok yang popular diantaranya Bir Pletok Hj Amilati yang berada di Jalan Cikoko Timur Raya No 9A, atau bisa ke daerah Mampang Prapatan ada Bir Pletok AB, dan di bilangan Kepala Gading ada Bir Pletok Bang Syam.

Meskipun namanya Bir Pletok, minuman ini sama sekali tidak mengandung alkoholyang mampu membuat mabuk jika dikonsumsi berlebih. Justru sebaliknya, Bir Pletok mempunyai segudang faedah karena diramu dari berbagai rempah-rempah, yaitu jahe, kapulaga, pandan wangi, dan serai. Orang Betawi menggunakan tambahan kayu secang yang memberikan warna merah alami.

Dari bahan rempah yang menjadi bahan baku Bir Pletok itulah yang memberikan khasiat minuman khas Jakarta ini segudang. Mulai dari penambah stamina, meningkatkan imun tubuh,  meredakan nyeri, menghangatkan tubuh, memperlancar peredaran darah, merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga tubuh menjadi hangat, darah mengalir lebih lancar dan tekanan darah menurun.

AYO BACA : Mengintip Gang Royal Rawa Bebek, Lokalisasi PKS Eks Kalijodo

Salah satu tokoh publik yang rutin meminum Bir Pletok adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies mengaku rutin meminum Bir Pletok untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Saking senangnya, Anies mengaku sampai mempersiapkan satu dus bir pletok di mobilnya. "Enak, segar, ada jahenya. Ada rempah-rempahnya lainnya. Seger pokoknya kalau habis minum bir pletok. Tapi ini bir yang halal," ujar Anies, dikutip Suara.com. Anies mengaku mendapat minuman tradisional tersebut dari Kalimalang, Jakarta Timur, dan diantar ke rumah.

Asal Usul Bir letok

Bir Pletok, sebenarnya dibuat masyarakat Betawi saat masa penjajahan Belanda. Waktu itu, para kompeni di Batavia membawa budaya Eropa dan kebiasaan mereka minum bir untuk menghangatkan badan. Namun, karena larangan agama, bahwa minuman mengandung alkohol haram, maka warga Betawi mencari cara lain mengolah minuman yang mirip untuk menghangatkan badan namun tidak memabukan.

Jadilah minuman kaya akan rempah dan khasiat. Bahkan warna merah, juga dibuat mirip seperti wine atau anggur merah yang berasal dari kayu secang.

Adapun nama pletok diambil dari bunyi penutup botol wine atau bir saat dibuka. Ada juga refersnsi yang menyebutkan bahwa nama pletok berasal dari dari bunyi bahan-bahan bir saat dikocok ruas bambu bersama es batu.

Bir pletok adalah satu dari delapan ikon budaya Betawi selain ondel-ondel, kembang kelapa, ornamen Gigi Balang, baju Sadariah, kebaya kerancang, batik Betawi dan kerak telor. Ayo lestarikan budaya Betawi dengan rajin mengkonsumi minuman kaya manfaat ini.

 

AYO BACA : Paket HUT DKI DI Hotel Borobudur

Reporter Admin
Editor A. Dadan Muhanda