Kuliner

Rekomendasi Kuliner dari Cak Imin di Jakarta Selatan, Bukan Jajanan Mewah tapi Warteg!

Oleh: Nadya Donna Putri Kamis 31 Okt 2024, 17:59 WIB
Ilustrasi Warteg | Salah satu usaha bidang kuliner yang banyak di Jakarta adalah warteg. Baru-baru ini, Muhaimin Iskandar, mengunjungi warteg yang menurutnya enak.

AYOJAKARTA.COM - Jakarta merupakan ibukota Indonesia yang kotanya sangat besar dan sejak dulu sudah ada.

Jakarta menjadi kota tujuan para perantau untuk bekerja. Selain bekerja di kantor, ternyata banyak usaha bidang kuliner.

Salah satu usaha bidang kuliner yang banyak di Jakarta adalah warteg. Baru-baru ini, Muhaimin Iskandar, mengunjungi warteg yang menurutnya enak.

Warteg ini bernama Warteg Pusri. Warteg Pusri berada di Jakarta Selatan. Bahkan, warteg ini menerima pembayaran dengan QRIS!

Berikut penjelasan tentang Warteg Pusri dikutip dari Instagram @cakiminow pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Baca Juga: PENGUMUMAN! 10 Instansi Daerah Ini Sudah Bagikan Hasil Seleksi Administrasi PPPK 2024

Baru-baru ini, Muhaimin Iskandar, Menko Pemberdayaan Masyarakat, suka berolahraga pagi hari.

Ia jalan kaki pagi untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Muhaimin Iskandar kemudian sarapan di Warteg Pusri.

Warteg Pusri adalah sebuah warteg (warung tegal) yang berada di Jakarta Selatan. Alamatnya di Jl. Kemang Dalam X No. 5, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Warteg Pusri ini mempunyai banyak menu makanan. Beberapa di antaranya adalah Soto Ayam dan Nasi Rames.

Warteg Pusri bisa menerima pesanan. Warteg ini buka dari jam 7 pagi hingga 9 malam waktu Jakarta.

Menu di Warteg Pusri banyak dan enak-enak makanannya. Muhaimin Iskandar memesan banyak menu.

Baca Juga: Tom Lembong Ditangkap, Cak Imin Mengaku Sedih dan Ingin Harapannya Terkabul

Muhaimin Iskandar sarapan dengan banyak porsinya karena agar seimbang setelah berjalan kaki selama 9 km.

Ia makan telur balado dua buah, ayam goreng tepung satu buah bagian paha, terong, dan banyak sayuran.

Warteg Pusri ini selain menerima pembayaran secara tunai, ternyata juga menerima dengan cara QRIS.

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Aris Abdulsalam