Kuliner

Punya Banyak Manfaat! Inilah Sederet Fakta Ilmiah dan Mengejutkan yang Tersembunyi dari Ceker Ayam

Oleh: Karseno AJ Kamis 03 Jul 2025, 17:54 WIB
Ilustrasi. Ceker Pedas

AYOJAKARTA.COM – Ceker ayam atau kaki ayam, merupakan bagian paling bawah dari tubuh unggas yang memiliki nama ilmiah Gallus Gallus Domesticus.

Sebagaimana dengan Rempelo atau Kepala serta bagian tubuh lainnya, ceker ayam sering mendapat perlakuan diskriminatif saat menjadi opsi konsumtif.

Bukan hanya dilakukan oleh para penderita Alektorophobia atau fobia ayam, alasan ceker ayam banyak diabaikan adalah karena adanya perasaan geli atau bahkan jijik.

Baca Juga: Soal Pemakzulan Gibran: Dinilai Lamban, Benarkan Forum Purnawirawan TNI akan Geruduk Gedung DPR/MPR?

Keterbatasan pengetahuan dan kesadaran akan kebutuhan nutrisi tubuh, merupakan salah satu penyebab lain sehingga bagian kaki ayam banyak disisihkan.

Meski sering dianggap tidak berguna, University of Taiwan melalui penelitian yang dilakukannya justru menunjukkan hal sebaliknya.

Berdasarkan riset tersebut, pada Ahli Gizi mendapatkan kesimpulan bahwa ceker ayam mengandung sekitar 29 jenis kolagen dengan Type Satu mendominasi.

Fakta mengejutkan lainnya yang ditemukan dari riset tersebut adalah 70 persen kandungan protein pada ceker ayam adalah Kolagen Murni.

Baca Juga: Hari Ini Terakhir Pendaftaran SPMB Jatim Tahap 4! Ini Jadwal Pengumuman dan Daftar Ulang SMK Negeri

Mengacu pada fakta nutrisi tersebut, mengkonsumsi semangkuk Sup ceker ayam setara dengan suplemen kolagen termahal di pasaran.

Menurut Journal of Medicine Food yang terbit pada 2015 silam, wanita yang rutin mengkonsumsi kolagen dapat mengurangi selulit hingga mencapai 40 persen.

Ceker ayam yang merupakan komponen berisi tulang, tendon, ligamen dan kulit, memang tidak banyak mengandung daging.

Namun dibalik kesederhanaanya yang sering diabaikan, kaki ayam mengandung banyak nutrisi primer dan memegang peranan penting bagi kesehatan tubuh manusia.

Selain protein dengan komposisi kolagen murni, ceker ayam juga mengandung lemak tidak jenuh, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, zinc, hingga selenium.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemprov DKI Jakarta Naikkan Dana Operasional Dasa Wisma

Kandungan mengagumkan lainnya yang tersimpan dalam ceker ayam antara lain Vitamin A, Folat, B Complex dan Vitamin K, Asam Hialuronat, Glukosamin dan Kondroitin alami.

Dengan kandungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa nutrisi tersebut sangat dibutuhkan agar bagian sendi mampu bekerja secara lebih optimal.

Disamping baik bagi organ persendian, kandungan nutrisi pada ceker ayam juga sangat baik untuk perawatan kulit.

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky