AYOJAKARTA.COM -- Lebaran selalu identik dengan berbagai hidangan lezat, termasuk kue kering yang menjadi suguhan wajib di setiap rumah.
Berdasarkan riset terbaru Populix, tahun 2025, nastar kembali dinobatkan sebagai kue kering Lebaran terfavorit, mengungguli berbagai jenis kue lainnya.
Dengan rasa manis, gurih, dan isian selai nanas yang khas, nastar menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk menemani momen silaturahmi.
Menurut survei tersebut, 82% responden memilih nastar sebagai kue kering favorit Lebaran. Popularitasnya jauh mengungguli kue putri salju (44%), kastengel (35%), dan sagu keju (27%). Hal ini menunjukkan bahwa nastar tetap menjadi primadona di berbagai generasi, dari milenial hingga Gen Z.
Ada beberapa alasan mengapa nastar selalu menjadi pilihan utama saat Lebaran:
1. Rasa yang khas – Kombinasi antara kulit kue yang lembut dan isian selai nanas yang manis-asam menciptakan sensasi rasa yang unik.
2. Tradisi turun-temurun – Nastar telah menjadi bagian dari budaya Lebaran di Indonesia selama bertahun-tahun.
3. Mudah ditemukan – Nastar tersedia di berbagai toko kue, supermarket, hingga produksi rumahan (UMKM).
Baca Juga: Stay Safe and Healthy! Ini Cara Atasi Mabuk Perjalanan Selama Mudik Lebaran 2025
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memilih membeli kue kering dari produsen rumahan (UMKM) dan produk kemasan bermerek.
Selain itu, lebih dari separuh responden berencana membeli lebih dari tiga toples kue kering tahun ini. Saat membeli kue kering, konsumen mempertimbangkan beberapa faktor utama:
1. Rasa – Hampir seluruh responden menyebutkan bahwa rasa adalah faktor terpenting dalam memilih kue kering.
2. Harga – 72% responden mempertimbangkan harga sebelum membeli.
3. Kemasan dan kebersihan – Tampilan dan bahan baku juga menjadi pertimbangan penting bagi pembeli.
Baca Juga: Makan Opor dan Rendang Lebaran Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Stroke dan Jantung, Mitos atau Fakta?
Selain itu, mayoritas milenial dan Gen Z merasa bahwa harga kue kering yang paling pas berada di rentang Rp50.000 hingga Rp75.000 per toples. Namun, sebagian tetap bersedia membeli jika harga mencapai Rp100.000.
Dengan tingginya permintaan kue kering, industri makanan memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk baru. Produsen dapat berinovasi dengan menghadirkan varian nastar yang lebih unik, seperti nastar dengan isian cokelat, keju, atau bahkan rasa buah lainnya.
Selain nastar, beberapa kue kering lain yang cukup populer di Lebaran 2025 adalah:
1. Putri Salju – Kue berbentuk bulan sabit dengan taburan gula halus.
2. Kastengel – Kue keju gurih yang renyah.
3. Sagu Keju – Kue berbahan dasar tepung sagu dengan rasa keju yang khas.
4. Lidah Kucing – Kue tipis dan renyah dengan rasa manis.
Nastar tetap menjadi kue kering Lebaran terfavorit di tahun 2025, mengungguli berbagai jenis kue lainnya. Dengan rasa yang khas dan tradisi yang kuat, nastar selalu menjadi pilihan utama di meja suguhan Lebaran.
Selain itu, tren pembelian kue kering menunjukkan bahwa masyarakat semakin memilih produk rumahan dan kemasan bermerek, dengan pertimbangan utama pada rasa dan harga.
Bagi industri makanan, tren ini adalah peluang besar untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk yang sesuai dengan preferensi konsumen.