Kuliner

Bangga! Rawon Dinobatkan sebagai Sup Terbaik di Dunia Versi Atlas Taste

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Kamis 13 Jul 2023, 16:48 WIB
Bangga! Rawon Dinobatkan sebagai Sup Terbaik di Dunia Versi Atlas Taste

AYOJAKARTA.COM -- Situs yang menghadirkan berbagai macam hidangan tradisional terbaik khas dunia tasteatlas.com (situs panduan wisata asal Kroasia), baru-baru ini menjadikan Rawon sebagai makanan berkuah terbaik dalam urutan pertama di dunia.

Dikutip AyoJakarta.com dari laman tasteatlas.com pada Kamis (13/7/2023), rawon yang merupakan hidangan khas Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapatkan skor 4,8 dari skala skor 1-5.

Disebutkan dalam situs tersebut jika rawon merupakan hidangan daging sapi dengan berbagai macam bumbu yakni daun jeruk, serai, jahe, dan cabai.

Baca Juga: 6 Tanda Orang Sukses Dilihat dari Karakter Wajahnya, Punya Mata dan Bentuk Alis seperti Ini

Selain itu yang menjadi khas dari hidangan ini adalah kuah berwarna hitam yang dihasilkan dari kluwek yang merupakan tanaman asli Indonesia.

"Sup beraroma ini biasanya dibuat dengan daging sapi yang direbus perlahan dan bahan tradisional Indonesia lainnya seperti daun jeruk, serai, jahe, dan cabai. Namun, elemen utamanya adalah buah kluwek , kacang hitam Indonesia," tulis pada laman atlastaste.com.

Selain itu disebutkan pula dalam review yang dilakukan oleh situs tersebut bahwa Rawon biasanya disajikan bersama nasi putih, telur asin, tauge, dan sambal - pasta cabai Indonesia yang pedas.

Berikut ini adalah daftar 1-10 sup terbaik di dunia yang menempatkan Rawon diposisi pertama berdasarkan laman atlastase.com.

Baca Juga: Mau Punya Plat Nomor Unik? Ini Jumlah Biaya yang Dibutuhkan

Rawon (Indonesia): 4,8 poin

Tonkotsu ramen (Jepang): 4,7 poin

Tom kha gai (Thailand): 4,7 poin

Sopa de lima (Meksiko): 4,7 poin

Taiwanese hot pot (Taiwan): 4,7 poin

Ciorba radauteana (Rumania): 4,7 poin

Bori-bori (Paraguay): 4,7 poin

Ramen (Jepang): 4,6 poin

Shoyu ramen (Jepang): 4,6 poin

Zurek (Polandia): 4,6 poin.

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil