AYOJAKARTA.COM – Hingga saat ini, tercatat ada beragam jenis bantuan sosial atau bansos yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil.
Jenis bantuan sosial atau bansos tersebut antara lain PKH, BPNT, BST, BLT Dana Desa, UMKM, subsidi gaji, BBM, pendidikan, manula, serta bansos balita.
Bantuan sosial atau bansos tersebut, diberikan kepada keluarga penerima manfaat atau KPM secara berkelanjutan serta terjadwal.
Pada periode akhir tahun 2022 seperti sekarang ini, sejumlah bantuan sosial masih dalam proses pendistribusian.
Baca Juga: Hard Gumay Ramal Fuji dan Thariq Halilintar Tidak Berjodoh! Begini Penjelasannya
PT Pos Indonesia menjadi pihak yang dilibatkan oleh kementerian sosial untuk mendistribusikan bantuan.
Setelah pemerintah melalui kementerian sosial bekerja sama dengan PT Pos atau Himabara selesai menyalurkan bantuan.
Sebanyak tiga jenis bantuan sosial atau bansos berikut akan diakhiri pada bulan Desember 2022 ini.
Adapun daftar bantuan sosial yang keberlanjutan anggarannya belum bisa dipastikan di tahun 2023 antara lain.
Baca Juga: Heboh Jokowi Ungkap Pemimpin yang Pikirkan Rakyat Punya Rambut Putih, Kode Dukung Ganjar Pranowo?
Pertama, bansos subsidi BBM merupakan bantuan yang bersifat komplementer atau pelengkap bagi KPM PKH dan KPM BPNT.
Sebanyak 20,65 juta keluarga penerima manfaat bantuan ini dipastikan tidak akan lagi menerima insentif bantuan pada periode 2023.
Kedua, bantuan subsidi upah atau gaji bagi pekerja yang aktif menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji maksimum 3,5 juta.
Pada periode 2022 bantuan yang diperuntukkan bagi 16 juta pekerja juga akan dihentikan hingga akhir tahun ini.
Berikutnya adalah penerima bantuan BLT DD atau Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang diperuntukkan bagi masyarakat pedesaan.
Seperti diketahui, bahwa bantuan ini merupakan bantuan khusus untuk disalurkan bagi masyarakat yang belum menerima bantuan Kemensos.
Hingga mendekati akhir tahun, kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau PDTT.
Belum memberikan informasi lanjutan terkait akan disudahi atau diberlakukannya jenis bantuan BLT DD ini.
Baca Juga: Sedang Berlangsung! Line Up dan Link Streaming Piala Dunia 2022 Tunisia vs Australia, Cek di Sini!
Sementara untuk program Kartu Prakerja tahap 48, pada periode tahun 2023 akan dilanjutkan dengan perbedaan skema.
Hal ini ditujukan guna peningkatan kemampuan, serta disesuaikan dengan kenaikan nilai total pelatihan yang mencapai 3,5 juta rupiah.
Demikian seperti dilansir Ayojakarta dari kanal Youtube Dunsanak Mreal pada 26 November 2022. ***