Metropolitan

Waduh! Ferdy Sambo Sampai Disebut Sebagai Bos Mafia, Ketua Komnas Ham Peringatkan Penyidik Hati-Hati

Oleh: Linda Wati Selasa 08 Nov 2022, 09:23 WIB
Waduh! Ferdy Sambo Sampai Disebut Sebagai Bos Mafia, Ketua Komnas Ham Peringatkan Penyidik Hati-Hati

AYOJAKARTA.COM - Kasus Ferdy Sambo memang banyak menyita perhatian masyarakat Indonesia.

Sejumlah pengakuan dari berbagai pihak, menyebut bahwa Ferdy Sambo telah membuat skenario untuk menutupi kebohongan atas pembunuhan Brigadir J.

Sebagai Ketua Komnas Ham, Ahmad Taufan Damanik sempat memperingatkan penyidik untuk hati-hati dalam memeriksa Ferdy Sambo.

Video pengakuan Ketua Komnas Ham ini viral di jagat sosial media.

Baca Juga: Zayn Malik Tulis Surat Untuk Perdana Menteri Inggris, Singgung Soal Kemiskinan Hingga Gizi Anak-Anak

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan akun TikTok the random video pada Selasa (8/11/22), yang membagikan informasi terkait pengakuan dari Ahmad Taufan Damanik.

Dalam video tersebut ia tampak sedang berbincang dengan seseorang dan menyebut nama Ferdy Sambo.

Ia mengungkapkan bahwa suami dari Putri Candrawathi ini bukanlah orang sembarangan.

Hal itu karena Sambo telah berpengalaman sebagai reserse selama puluhan tahun.

“Sambo bukan orang sembarangan, puluhan tahun jadi reserse  bukan nggak tahu dia cara dia kan , sebagai bos mafia dia tahu kalo rencananya keluar,” ungkap Ahmad Taufan Damanik.

Baca Juga: Sholat Gerhana Bulan Total Malam Ini 8 November 2022, Simak Niat dan Waktunya di Seluruh Indonesia

Bahkan saat ditanya oleh dirinya, pelaku pembunuhan Brigadir J ini tampak santai dan masih bisa senyum.

“orang waktu saya tanyain segala macam, ada saat dia nangis, ada sat dia senyum seperti itu, eh kira-kiraa bahasa isyarat elu nggak tahu siapa gua kali ya,” kata Ketua Komnas Ham seraya tertawa.

“senyum dia, nyantai aja bukan dia nggak ada jalan dengan gagah jumpa saya ayo pak gitu, sering kepapasan dulu,” tambahnya.

Seperti yang kita ketahui, Ferdy Sambo pernah menangani kasus-kasus besar yang membuatnya terlihat tenang di persidangan.

Sayangnya ia bersama dengan istri dan bawahannya telah ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan Brigadir Nofriansya Yosua Hutabarat.***

Reporter Linda Wati
Editor Dian Naren