Metropolitan

Buntut Istana Negara Ingin Diterobos, Sosok Perempuan Bersenjata Api Mulai Viral di Medsos, Siapa Dia?

Oleh: Karseno AJ Selasa 25 Okt 2022, 11:09 WIB
Buntut Istana Negara Ingin Diterobos, Sosok Perempuan Bersenjata Api Mulai Viral di Medsos

AYOJAKARTA.COM – Suasana tegang sempat membuat kawasan di sekitar istana negara, jalan medan merdeka mendadak padat.

Pasalnya, petugas keamanan istana negara berhasil mengamankan seorang perempuan yang mencoba menerobos ke dalam istana.

Peristiwa mengejutkan di sekitar istana negara ini terjadi pada Selasa, 25 Oktober 2022 sekitar jam 07 pagi ini.

Baca Juga: WhatsApp Bisa Kirim Chat ke Nomor Sendiri dari Kontak Pribadi dan Grup WA, Berikut Caranya....

Dikutip Ayojakarta.com pada 25 Oktober 2022 dari halaman instagram @lovers_polri diketahui perempuan tanpa identitas itu datang dengan membawa pistol FN.

Selain pistol, dari tangan perempuan tanpa identitas tersebut juga didapati barang-barang lainnya.

Tas warna hitam berisi kitab suci, dompet warna pink tanpa isi serta 1 unit telepon seluler.

Sewaktu sedang melakukan pekerjaan dan pengaturan di sekitar pos bandung 1/oteva, petugas melihat seorang perempuan.

Baca Juga: Hard Gumay Ramal Calon Presiden 2024, Ini Bukti Poltracking Indonesia

Perempuan tersebut berjalan kaki dari arah Harmoni menuju ke Medan Merdeka Utara.

Tepat di pintu masuk istana, perempuan tersebut menghampiri anggota paspampres yang tengah bersiaga dengan tangan menodongkan pistol jenis FN.

FN atau Fabrique Nationale d'Armes de Guerre-Herstal, adalah sebutan untuk pistol semi otomatis asal Belgia yang memiliki diameter peluru, 5,7 mm.

Diameter peluru 5,7 mm ini juga yang kemudian menjadi alasan FN merupakan persamaan dari kata Five-seveN, lima koma tujuh.

Baca Juga: Link Live Streaming Sidang Lanjutan Bharada E Hari Ini, 12 Saksi Sudah Tiba di PN Jaksel, Tonton di Sini!

Sebelum era SIG Sauer, Glock, atau Desert Eagle, hingga saat ini pistol jenis FN yang dibawa perempuan tersebut sempat digadang sebagai jenis pistol terbaik dunia.

Sebelum pelatuk ditarik, dengan sigap anggota yang sedang bertugas langsung merebut dan mengamankan senpi dari perempuan tak dikenal ini.

Respon tanggap Aiptu Hermawan, Briptu Krismanto, Bripda Yuda dalam mencegah aksi penerobosan tersebut berhasil mengamankan istana negara dari bahaya.

Perempuan yang sudah diamankan tersebut kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak keamanan masih akan terus menyelidiki dan mendalami kasus ini hingga tuntas. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Vincensia Enggar Larasati