AYOJAKARTA.COM - Sosok Irjen Teddy Minahasa kini tengah menjadi sorotan.
Perwira tinggi berpangkat jendral dua tersebut dianggap telah moncoreng nama baik instansi kepolisian.
Ditengah banyaknya masalah internal polri yang disebabkan oleh anggota polisi, Irjen Teddy Minahasa sukses menambah daftar hitam kepolisian.
Irjen yang sempat ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur namun dibatalkan tersebut terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika.
Teddy Minahasa diduga telah mengedarkan narkotika jenis sabu seberat 5 kilogram secara ilegal.
Baca Juga: Beredar Poster Konser Cinta Lesti Kejora-Rizky Billar, Ini Kata Indosiar
Meski Teddy Minahasa menampik tuduhan terhadap dirinya melalui klarifikasi tertulis, namun pihak kepolisian khususnya Propam tetap menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur hukum.
Akibat dari kasusnya tersebut, Irjen yang mendapat predikat polisi terkaya ini langsung disorot oleh publik.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok Matahari010884 pada (16/10/22), yang menginformasikan jika sosok Teddy Minahasa Putra dikabarkan merupakan seorang mualaf.
Dugaan dari publik tersebut dikarenakan adanya nama Minahasa pada nama tengah polisi yang sedang tersandung kasus narkoba itu.
Namun berdasarkan informasi jenderal bintang dua ini merupakan keturunan asli dari Madura.
Diinformasikan juga jika Irjen Tedy Minahasa Putra bukanlah seorang mualaf.
Ayah Irjen Teddy Minahasa Putra juga merupakan orang asli Madura.
Sementara itu ibu dari Irjen Teddy merupakan keturunan tionghoa namun beragama islam.
Kedua orang tua Irjen Teddy Minahasa sendiri saat ini berada di Pasuruan Jawa Timur.
Dikarenakan nama jendral bintang dua yang kini tengah tersandung kasus narkoba tersebut terdapat nama Minahasa, kemudian banyak yang mengira dirinya merupakan seorang mualaf.
Namun berdasarkan informasi, nama Minahasa tersebut disematkan karena Irjen Teddy lahir di Sulawesi Utara.
Kala itu orang tua Irjen Teddy Minahasa yang berasal dari Madura Jawa Timur tengah merantau ke Sulawesi Utara
***