AYOJAKARTA.COM – Nama Hotma Sitompoel semakin menjadi buah bibir masyarakat setelah dirinya menjadi kuasa hukum atas kasus KDRT Rizky Billar.
Semenjak menjadi kuasa hukum Rizky Billar, Hotma Sitompoel kerap mendapat cibiran.
Salah satunya adalah ia mendapat sindiran dari pengacara kondang Hotman Paris.
Belum lama ini Hotman Paris dikabarkan melontarkan sindiran kepada Hotma Sitompul.
Baca Juga: Tak Main-Main, Bunda Corla akan Melakukan Hal ini Kepada Sosok Lelaki Seperti Billar!
Dikutip AyoJakarta.com dari Kanal YouTube Juragan 77, Hotma Sitompul memberikan balasan menohok.
Sebelumnya usai kliennya yakni Rizky Billar sudah bebas dari jeruji besi, Hotma memberikan pesan kepada masyarakat.
Pesan yang disampaikan oleh Hotma alih-alih tampak membalas sindiran dari musuh lamanya, yakni Hotman Paris.
Hotma Sitompoel menjadi sorotan karena pernyataan tentang perdamaian yang ia ucapkan.
Atas pernyataan Hotma tersebut, Hotman Paris menyindir Hotma dengan kata-kata pedas melalui Instagramnya.
Baca Juga: Dibuka Bajunya dengan Paksa hingga Dicium oleh Emak-emak, Dedi Mulyadi: Tapi Aku Suka!
“Jangan muna, seolah bergaya suci dan cinta damai,” sindir Hotman Paris dalam salah satu unggahannya.
Bahkan dalam unggahan Hotman Paris yang lainnya, ia menyebut Hotma memiliki mantan istri yang sampai saat ini belum diberikan harta yang Hotma miliki.
Akibatnya, Hotma membalas sindiran tersebut ke Hotman Paris.
Setelah kliennya, yakni Rizky Billar menyampaikan permohonan maaf, Hotma memberikan sedikit pesan.
Hotma mengucapkan terima kasih kepada Lesti Kejora dan kuasa hukumnya atas dicabutnya laporan terkait kasus KDRT kliennya.
Baca Juga: Disemprot Habis oleh Hotman Paris, Hotma Sitompul Beri Balasan: Biang Kerok!
Ia menyampaikan bahwa keinginan berdamai adalah murni keputusan Lesti Kejora yang didukung oleh kuasa hukumnya.
“Saya mau berpesan kepada masyarakat, mencari pengacara yang suka berdamai, jangan seperti itu yang biang kerok,” ujar Hotma.
Hotma menegaskan bahwa sebagai manusia harus berhati-hati dalam memilih pengacara.
Yakni dengan mencari sosok pengacara yang suka damai bukan malah membuat suasana semakin buruk.
“Carilah yang berdamai, jangan yang biang kerok, oke,” tegasnya.***