Metropolitan

Terkuak! Putri Candrawathi Sebenarnya Takut Terhadap Kuat Maruf, Pakar Ekspresi Bedah Alasannya

Oleh: Admin Jumat 14 Okt 2022, 19:35 WIB
Putri Kuat

AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawati diduga berselingkuh dengan Kuat Maruf, diketahui pria yang kerap disapa Om Kuat tersebut merupakan supir pribadi Ferdy Sambo dan pembantu rumah tangga Putri Candrawati.

Bukan rahasia lagi, bahwa Putri Candrawathi diduga memiliki hubungan spesial dengan sang sopir sekaligus ART yakni Kuat Maruf alias Om Kuat.

Bagaimana hubungan keduanya jika dilihat dari gesture atau ekspresi yang dibaca oleh pakarnya? Simak hanya di artikel ini.

Dasar pembacaannya pakar Sekar Ayunda adalah dari video saat rekonstruksi Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf.

"Raja koin mengartikan bagaimana berkuasanya seseorang dimana saat ini adalah PC dan KM. Pastinya PC karena ia adalah istri jenderal", ujarnya membuka dikutip dari Youtube Sekar Ayunda Spiritual Healing.

Baca Juga: Mei 2022 Pamer Ungkap Kasus Penangkapan 41,4 Kg Sabu, Kini Irjen Teddy Minahasa Malah Terciduk Kasus Narkoba

Di kartu yang dibuka terdapat kartu koin yang berarti sosok yang berkuasa, tidak lain adalah Ferdy Sambo.

"Kalo ditanya siapa yang berkuasa pastinya PC karena KM adalah anak buahnya (asiten rumah tangga) seharusnya".

Lalu ada kartu tongkat yang berarti ada sesuatu yang didelegasikan.

"Tongkat sebagai delegasi. Delegasi dari Ferdy Sambo untuk mengawasi PC", ujarnya sembari membuka kartu.

"KM adalah orang yang mengawasi PC. Dia walaupun lebih rendah daripada PC tapi dia orang yang senantiasa mengamati", ujarnya menjelaskan.

Baca Juga: Terungkap Fakta Baru Permintaan Ferdy Sambo ke Bharada E, Ronny Talapessy: Tidak Cukup di Nalar

Lantas pakar ekspresi tersebut juga membaca sinyal ketakutan yang ada pada diri Putri Candrawathi.

"Kartu Pendeta Wanita itu sinyal ketakutan Putri terhadap Kuat Maruf. Ini ada apa?", ujarnya sembari bingung.

Lantaran kartu yang dibuka kemudian adalah kartu pendeta wanita, maka dirinya mengartikan pendeta wanita sok suci, sok benar, padahal ia ada kesalahan.

"Dia merasa sok suci dan tidak bersalah, motifnya apa? Ya pasti KM mendapat koin dari PC", ujar Sekar.

Kartu terakhir yang dibuka adalah kartu ratu piala. Hal ini lantas ia sangkut pautkan dengan kasus pelecehan yang diklaim Putri Candrawathi.

Baca Juga: Penampakan Kapolda, Kapolres Se-Indonesia Temui Presiden Jokowi : Tak Boleh Bawa HP, Tongkat dan Ajudan

"Ratu piala adalah sosok dari PC. PC mengaku pelecehan seksual adalah hal yang mempermalukan dirinya sendiri. Orang yang mengalami pelecehan seksual beneran tidak akan koar-koar, dia akan diam."

Pakar ekspresi tersebut hingga akhirnya memberi kesimpulan hubungan diantara ketiga tokoh tersebut.

"Jadi kesimpulan hubungan Kuat Maruf dengan Putri Candrawathi hanya atasan dan bawahan dimana PC adalah sosok wanita yang gerak-geriknya diawasi oleh KM yang mendapat delegasi dari Ferdy Sambo."

Dikabarkan sebelumnya, setelah Putri Candrawathi ditahan, muncul kabar bahwa Kuat Maruf memberikan pernyataan mengejutkan terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Dari BAP Kuat Maruf yang diduga bocor, ia mengaku bahwa sempat melihat Putri Candrawathi tergeletak di kamar mandi di rumah Magelang.

Selain itu, itu Kuat Maruf mengaku dirinya bersama Susi ART Putri Candrawathi membopong sang majikan menuju kamar.

Namun demikian, saat itu Kuat Maruf enggan menanyakan peristiwa yang dialami oleh majikannya tersebut.

Baca Juga: Ternyata Bulan Oktober Punya Banyak Keistimewaan dan Sejarah, Mbah Moen Ungkap Alasannya!

Menurut Om Kuat, saat itu Putri mengatakan bahwa Brigadir J telah melakukan hal sadis kepadanya.

Istri dari mantan Kadiv Propam Polri itu juga meminta agar Kuat Maruf tidak berbuat apapun kepada Brigadir J.

Mengetahui hal ini, Kuat Maruf justru menyarankan kepada sang majikan untuk melaporkan hal tersebut kepada Ferdy Sambo.

Putri Candrawathi diketahui menuruti saran Kuat Maruf untuk melaporkan peristiwa di Magelang kepada sang suami, Ferdy Sambo.

Sesaat setelah tiba di Jakarta, Putri mengajak mantan Kadiv Propam Polri itu berbincang serta menyampaikan bahwa Brigadir J telah melakukan hal yang merendahkan harkat dan martabat keluarga terhadap dirinya.

Hal ini juga disampaikan oleh Ferdy Sambo dalam BAPnya.

Dalam BAP nya, Ferdy Sambo mengatakan istrinya telah diperkosa oleh Brigadir J ketika sedang beristirahat. ***

Reporter Admin
Editor Dian Naren