Metropolitan

Resesi Ekonomi 2023 Akan Segera Terjadi: Apa Makna, Penyebab dan Dampaknya?

Oleh: Redaksi Kamis 06 Okt 2022, 14:46 WIB

 

AYOJAKARTA.COM – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar dalam konferensi pers virtual Senin (3/10/2022) lalu mengatakan resesi ekonomi global hampir pasti akan terjadi di 2023 atau bisa jadi lebih cepat.

 

OJK sejauh ini belum bisa memastikan secara rinci kebijakan relaksi apa saja yang nantinya akan dibutuhkan untuk menghadapi resesi global tahun depan.

 Baca Juga: Foto Tanpa Makeup, Brisia Jodie dapat Komen Pedes Netizen: Ternyata Gak Seputih Itu

Apa itu resesi?

Resesi dalam ekonomi makro diartikan sebagai kondisi produk domestik bruto (GDP) menurun atau juga ketika pertumbuhan ekonomi rill bernilai negatif selama satu tahun atau 2 kuartal berturut-turut.

Resesi juga bisa diartikan dimana kondisi perekonomian suatu negara sedang memburuk.

Resesi yang akan terjadi tahun depan juga disebabkan oleh lonjakan inflasi dari dampak konflik Rusia-Ukraina.

Lonjakan inflasi ini diikuti oleh kebijakan pengetatan moneter oleh bank sentral di Eropa dan Amerika yang menaikkan tingkat bunga acuan yang akan berdampak pada kebijakan yang diambil bank sentral negara lainnya.

Baca Juga: Foto Tanpa Makeup, Brisia Jodie dapat Komen Pedas Netizen: Ternyata Gak Seputih Itu 

Dari laman ugm.ac.id, I Wayan Nuka Lantara, Pengamat perbankan, keuangan, dan investigasi dari Universitas Gadjah Mada untuk menghadapi resesi, masyarakat dihimbau untuk menyiapkan dana darurat dan juga dibarengi dua hal upaya lainnya. 

Pertama, cari alternatif penambah penghasilan selain dari gaji tetap. Seperti membuka bisnis kecil yang memanfaatkan hobi dan tetap rutin berinvestasi.

Kedua, identifikasi ulang pada pos-pos pengeluaran bersamman dengan melakukan pencarian celah untuk menghemat pengeluaran yang kurang penting atau yan bisa ditunda.

 Baca Juga: Istrinya Diisukan Selingkuh, Arie Untung Buka Suara: dan Terjadi Lagi!

Faktor-faktor yang menyebabkan resesi:

-          Konsumsi dan produksi yang tak seimbang

-          Utang yang berlebih

-          Aset yang menggelembung

-          Inflasi

-          Deflasi

Kemudian inilah dampak-dampak yang akan terjadi karena resesi ekonomi di tahun 2023 mendatang.

  1. Pemutusan Hubungan Kerja akan sering terjadi karena adanya perlambatan ekonomi yang membuat sektor rill menahan kapasitas produksinya. Kemungkinan juga beberapa perusahaan akan menutup usahanya.
  2. Kinerja instrumen investasi mengalami penurunan sehingga investor lebih menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman.
  3. Semakin sulitnya ekonomi yang pasti akan berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat karena mereka akan lebih selektif menggunakan uang dan lebih fokus kepemenuhan kebutuhan terlebih dulu.

Itulah beberapa informasi perihal resesi, faktor penyebabnya, dan dampaknya yang akan terjadi pada ekonomi negara. ***

Penulis: Izza Salsabila

Reporter Redaksi
Editor Dian Naren