Metropolitan

Ledakan Asrama Brimob Sukoharjo Bukan Teror, Polisi Duga Ada Kelalaian

Oleh: Christy Ayu Saputri Senin 26 Sep 2022, 13:36 WIB
Polri Benarkan Terkait Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Ini Penyebabnya

AYOJAKARTA.COM- Ledakan terjadi di Asrama Brimob Sukoharjo tengah malam pada Minggu, 25 September 2022. Kemudian ditindaklanjuti dengan apel siaga satu oleh Mapolres Wonogiri yang dipimpin langsung oleh AKBP Dydit Dwi Susanto.

Akibat ledakan tersebut salah satu anggota polisi pun terluka dan membuat warga geger. Namun, setelah ditelusuri ledakan tersebut bukan lah berasal dari bom dan teror, yang kemudian pihak polisi pun menenangkan warga untuk tidak perlu cemas.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfi menyampaikan Bahwa ledakan tersebut yang terjadi di Sukoharjo, tidak ada unsur teror.

Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Suara, Minta Gubernur Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

Kiranya, masyarakat tidak usah resah, ini tidak ada unsur teror sama sekali. Dilansir Ayojakarta.com dari Suarabogor.id.

Lutfi juga menambahkan berdasarkan barang bukti yang telah ditelusuri tidak ada unsur teror di tempat kejadian perkara (TKP).

Adapun terkait dua bungkus paket yang semula diduga merupakan bom yang diyakini sebagai bukti berisi 2 kantong plastik dengan ukuran 1 ons, 4 bungkus plastik kosong, sisanya residu dan sumbu.

"Polisi juga membenarkan adanya paket tersebut yang datangnya dari Indramayu dan dipesan pada 22 April 2022." Ungkap Lutfi seperti yang dikutip dari Suarabogor.id.

Baca Juga: Tips menjaga dan Memperbaiki Skin Barrier Agar Kondisi Kulit Tidak ‘Rewel’

Kemudian menjelaskan bahwa paket tersebut merupakan alat bukti dari razia yang dilakukan pada tahun lalu yang kemudian disita oleh kepolisian karena dicurigai berisi bahan peledak.

Sebelumnya, pemilik benda berisi bahan peledak yang disita polisi tersebut mengaku digunakan untuk membuat mercon sebagai mengusir tikus.

Disamping itu, mengenai tempat terjadinya ledakan Lutfi memberikan klarifikasi bahwa ledakan tersebut tidak terjadi di asrama polisi namun di halaman rumah kosong.

Baca Juga: Najwa Shihab Beberkan Adanya Upaya Peretasan 11 Awak Redaksi Narasi Pasca Kritik Polri, Siapakah Pelakunya?

Peristiwa ledakan tersebut selanjutnya terindikasi sebagai kelalaian dari anggota hingga menyebabkan bahan tersebut meledak.

Saat ini anggota belum bisa memberikan keterangan, sehingga pihak polisi belum mengetahui secara pasti bagaimana bahan peledak tersebut dapat meledak.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Dian Naren