AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawathi terus menjadi sorotan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Diketahui, Putri Candrawathi mengaku bahwa dirinya telah dilecehkan oleh Brigadir J.
Begitu pula dalam BAP, Putri Candrawathi kekeh bahwa dirinya mengalami pelecehan yang dilakukan Brigadir J.
Apalagi ART Ferdy Sambo Susi dan Kuat Maruf alias Om Kuat melihat Brigadir J mengendap-endap dari kamar Putri.
Baca Juga: Cukup Baca Surah Ini Sebelum Masuk Rumah, Mbah Moen: Rezeki Akan Mengalir Deras
Susi yang sedang berada di tangga dekat kamar Putri Candrawathi mendengar rintihan majikannya di Kamar.
Sementara itu, Om Kuat sedang merokok di bawah. Mendengar rintihan, Sisi dan Kuat langsung menuju ke kamar untuk melihat keadaan istri Ferdy Sambo
Dugaan tersebut diperkuat degan penyataan Komnas Perempuan yang meyakini bahwa ada dugaan kuat memang terjadi kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi.
Pengacara keluarga Yosua, Jhonson Panjaitan mengatakan, ada yang aneh soal peristiwa pelecehan di Magelang.
Dikutip ayojakarta dari gorontalo.pikiran-rakyat.com dengan judul Begini Isi Laporan Putri Candrawathi: Brigadir J Meraba Paha, Payudara dan Alat Vitalnya di Duren Tiga!
“Gak ada pelaporan, tiba-tiba muncul. Jika dilihat dengan sungguh-sungguh, maka berkasnya hancur,” tegas Panjaitan.
Baca Juga: Ditakdirkan Kaya atau Miskin? Cek Nasibmu dari Wejangan Mbah Moen Ini
Jhonson menyarankan pihak Ferdy Sambo kalau memang sungguh-sungguh ya pro justitia.
“Walau mengelak bahwa itu peristiwa tanggal 7, tetapi harus melihat laporan Bu Putri,” ucap pengacara keluarga Brigadir J itu.
Selain itu, Jhonson mengklaim dirinya memiliki laporan pelecehan seksual Putri Candrawathi yang sudah SP3.
Laporan tersebut dibacakan Jhonson dalam acara di ILC yang dikutip melalui YouTube TvOnews 6 September 2022.
Pada hari jumat tanggal 8 juli 2022, sekita pukul 17.00 di kompleks Duren Tiga, bermula ketika korban sedang berada di dalam kamar.
Dalam posisi terbaring di tempat tidur, tiba-tiba pelaku (Brigadir J) masuk dan langsung memegang paha, kemaluan, serta memegang payudara korban.
Baca Juga: Balik Badan, Brigjen Hendra Kurniawan Bongkar Balik Aib Ferdy Sambo
Kemudian korban kaget, dan langsung berteriak
Tolong..tolong..tolong…
Namun pelaku langsung mengancam korban dengan cara menodong senjata api ke kepala korban.
Korban yang merasa ketakutan, kembali berteriak dengan kalimat tolong..tolong..
Pelaku langsung keluar dari kamar korban. Akibatnya korban merasa ketakutan dan menceritakan kepada suami korban.
Begitulah isi laporan pelecehan seksual Putri Candrawathi yang sudah SP3 yang dibacakan Pengacara keluarga Brigadir J, Jhonson Panjaitan di ILC. *** (Jun Mangamba/ Teras Gorontalo)