AYOJAKARTA.COM - Pesantren modern Gontor di Ponorogo, Jawa Timur menjadi sorotan usai merebaknya kasus penganiayaan antara santri yang mengakibatkan seorang santri tewas.
Kepolisian melalui Polres Ponorogo menerangkan, jumlah santri yang menjadi korban dugaan penganiayaan di lingkungan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, lebih dari satu orang.
Jadi, total terdapat tiga korban penganiayaan yakni AM dan dua santri lain yang luka.
Nitizen menyoroti sikap pondok pesantren Gontor yang tak segera melaporkan kasus penganiayaan santrinya hingga tewas, ke polisi dengan membuat tagar "Gontor" dan menjadi salah satu trending topik di Twitter.
Hingga berita ini diturunkan, sudah ada 8.262 cuitan (tweets) yang dikirim nitizen ke tagar "Gontor".
Baca Juga: Lirik Lagu Kebangsaan Inggris Raya Berubah, Usai Ratu Elizabeth II Meningal Dunia, Jadi Begini
Berikut ini rangkuman yang dibuat nitizen di tagar "Gontor" seperti dikutip Hallo.id.
Nitizen menyayangkan sikap pengasuh pondok pesantren Gontor yang tidak segera melaporkan kasus tewasnya seorang santri ke kepolisian.
Akun @poisons menyoroti pernyataan dari jubir Gontor yang mengungkapkan alasan tidak segera melapor kasus penganiayaan santri ke polisi.
"Kata Jubir Gontor ttg knp Ponpes nggak langsung melapor ada santri tewas, "Dulu sblm msk Gontor ortu telah menandatangani surat penyerahan anak ke pondok. Ada poin kesanggupan salah satunya TDK MEMBAWA KE RANAH HUKUM," kata Ustaz Noor," tulis akun @poisons.
Baca Juga: Gara-Gara Ferdy Sambo dan Istrinya, Hotman Paris Mengaku Tak Bisa Tidur Tiga Hari. Kenapa?
Akun @Artemisdelily menulis: "if this is true then gontor is the worst islamic school ever (jika ini benar maka gontor adalah sekolah islam terburuk yang pernah ada)."
Artikel ini telah tayang di Hallo ID dengan judul 'Tagar Gontor Trending Usai Kasus Santri Tewas, Nitizen: Hancur Sudah Almamater'
"Santri Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur meninggal dunia karena menjadi korban kekerasan seniornya. Orang tua salah satu korban mengaku kecewa pada Ponpes Darussalam Gontor yang sempat menutup-tutupi penyebab kematian anaknya," tulis @catchmeupid.
"Masih tidak percaya Gontor melakukan ini, pergi ke sana adalah mimpiku lmao," tulis akun @Morbiusexhaust.
Sementara akun @hsolichin menulis: "Pondok pesantren Gontor mesti melakukan evaluasi terhadap aturan internalnya. Pasti banyak pengacara dan pihak kepolisian siap membantu, agar aturan tersebut sejalan dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Kematian santri itu harus menjadi momentum untuk melakukan koreksi."
Sedangkan akun @BadrusS13716718 menulis: "Hancur almamater Gontor."
"Bisa nggak ramaikan kasus ini? Pondok Gontor Jawa Timur. Sumber tertera ya," tulis akun @convomf.
Sementara akun @anothaLAdevotee menulis: "speaking of kasus gontor yg lagi naik, gontor juga salah si. resiko krn udah kebawa ke publik sih ya jadi heboh bgt, banyak yg menghina. yang pasti, selama 6 thn di sana gue chill aja, senioritas ya ada tp paling sindir2 labrak2an, sewajarnya SMA. ga seburuk yg org2 bilang". *** (Setiawan Adiwijaya/ Hallo ID)