Metropolitan

Terbongkar! Kapolda Jatim Nico Afinta Pembuat Skenario Pelecehan Putri Candrawathi hingga Dieksekusi Orang Ini

Oleh: Redaksi Rabu 07 Sep 2022, 17:22 WIB
Kapolda Jatim Nico Afinta Jadi Terduga Pembuat Ide Isu Pelecehan Putri Candrawathi

AYOJAKARTA.COM - Nama Kapolda Jawa Timur (Jatim) Nico Afinta ikut terseret atas kasus pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap Brigadir Joshua.

Awalnya, Nico Afinta diduga ikut masuk dalam Kaisar Sambo yakni Konsorsium 303 soal perjudian. 

Namun, kini Kapolda Jatim Nico Afinta justru menjadi terduga pembuat ide isu pelecehan yang dialami Putri Candrawathi. 

Baca Juga: Bayi 1,5 Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Adalah Anak Adopsi? Keluarga Brigadir Joshua Singgung soal Hal Ini

Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Portal Yogya dengan judul "Diisukan Konsorsium 303, Kini Nico Afinta Jadi Terduga Pembuat Ide Isu Pemerkosaan Putri Candrawathi"

Nico Afinta kembali jadi sorotan setelah majalah Tempo menampilkan namanya sebagai terduga sosok yang memberi ide kasus pelecehan yang dialami Putri Candrawathi.

Kapolda Jatim ini diduga terlibat dalam pembunuhan Brigadir Joshua terlebih untuk memuluskan skenario kekerasan seksual di mana Putri Candrawathi diposisikan sebagai korban.

Baca Juga: Putri Candrawathi, Ferdy Sambo dan Susi Bakal Jalani Tes Kebohongan Terkait Isu Pelecehan di Magelang

Ide Nico Afinta tersebut akhirnya dieksekusi oleh AKB Jerry Siagian yang meminta LSM perempuan mendengungkan bahwa Putri Candrawathi adalah korban Brigadir Joshua.

Selain Nico Afinta, ada juga nama Fadil Imran dan Jerry Siagian yang ikut menjadi antek-antek Ferdy Sambo.

Nico Afinta diduga sebagai pembuat skenario yang mengusulkan untuk menggunakan suara-suara lembaga swadaya masyarakat perempuan agar memberikan perlindungan kepada Putri Candrawathi.

Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Lihat Putri Candrawathi Digendong Kuat Maruf, Ternyata Ini Penyebabnya! 

Hal ini diketahui dari potongan layar majalah Tempo yang berjudul 'Para Penyokong Sambo tertulis sebagai berikut.

"Fadil diduga memerintahkan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jerry Raymond Siagian mengalang opini pulik lewat beberapa lembaga swadaya masyarakat perempuan.

Atas saran Nico Afinta, Jerry meminta lembaga-lembagaadvokasi itu memberikan perlindungan kepada Putri Candrawathi sebagai korban kekerasan seksual," demikian isi potongan layar majalah Tempo yang diunggah oleh pengguna Twitter @fajarnugros, seperti yang dilansir PortalYogya.com, Senin (5/9/2022).

Baca Juga: Bikin Gaduh, Deolipa Yumara Akan Gugat Komnas HAM-Komnas Perempuan Sebut Brigadir J Lecehkan Putri Candrawathi

Di sisi lain, baru-baru ini, Komnas Perempuan mengeluarkan pernyataan yang menguatkan adanya perkosaan di Magelang.

Perkosaan itu dilakukan oleh Brigadir Joshua kepada Putri Candrawathi. Komnas Perempuan mengatakan hal tersebut setelah melakukan pendalaman pada kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami istri Ferdy Sambo.

Komnas HAM menyampaikan kronologi perkosaan Putri Candrawathi pada suatu televisi swasta nasional.

Baca Juga: Wanita Diduga ART Ferdy Sambo Sebut Ada Ruang Rahasia di Rumah Putri Candrawathi: Banyak Polisi Dibunuh!

Mereka mengatakan bahwa Putri Candrawathi diperkosa pada sore hari ketika Ferdy Sambo telah meninggalkan Magelang pada 7 Juli 2022.

Setelah kejadian perkosaan itu, Putri Candrawathi ditemukan di depan kamar mandi oleh Susi kemudian meminta supir pribadi PC untuk membopongnya kembali ke kamar.

Komnas Perempuan mengatakan di dalam rumah hanya terdapat almarhum Brigadir Joshua, Kuat Maruf dan Susi dan Putri Candrawathi.

Baca Juga: LPSK Sebut Ada Keganjilan. Mengaku Diperkosa, Putri Candrawathi Justru Lengket ke Kuat Maruf bukan pada Susi

Tidak hanya itu Komnas Perempuan juga menambahkan bahwa Brigadir Joshua sempat mengancam bahwa jika Putri Candrawathi menceritakan kejadian pemerkosaan itu maka anak-anaknya akan disakiti.

Cerita berlanjut ketika Putri menelepon Bharada E dan Bripka Ricky Rizal untuk segera pulang.

Setelah itu barulah dua ajudannya tersebut melapor kepada Ferdy Sambo bahwa terjadi "peristiwa kurang ajar" dari Brigadir Joshua yang kemudian detailnya diceritakan di Jakarta.

Baca Juga: Ungkap 7 Kejanggalan Dugaan Pelecehan yang Dialami Putri Candrawathi, Ternyata Ini Wewenang yang Dimiliki LPSK

Sedangkan pakar psikolog forensik Reza Indragiri telah menyebut berulang kali bahwa Putri Candrawathi berusaha menggeser posisinya sebagai pelaku menjadi seorang korban dengan memainkan strategi ironi viktimisasi.

Strategi ini menurut Reza Indragiri akan kemudian digunakan agar para tersangka pembunuhan Bigadir Joshua mengelak dari tuduhan pembunuhan berencana yang berakibat hukuman mati atau seumur hidup.

Dengan menggunakan alasan itu, setidaknya mereka bisa bebas murni atau pun mendapat hukuman pembunuhan spontan.

Demikian peran Nico Afinta yang diduga menjadi dalang penggunaan kelompok swadaya masyarakat perempuan untuk mendengungkan narasi kekerasan seksual di mana Putri Candrawathi sebagai korbannya.***

Reporter Redaksi
Editor Dian Naren