AYOJAKARTA.COM—Penggeledahan kediaman Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/8/2022) menguak sebuah cerita.
Di tempat ini keluarga Ferdy Sambo tinggal kurang lebih setahun. Penggeledahan berlangsung selama 9 jam , mulai pukul dari 15.00 WIB sampai 01.00 WIB.
Dalam penggeledahan itu, Tim Bareskrim, sejumlah Polwan dan pengacara memasuki rumah guna mencari petunjuk terkait kematian ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yoshua alias Brigadir J.
Baca Juga: Wamenkumham Ditanya Soal Kasus Ferdy Sambo: Wow Gila Lu
Saat penggeledahan berlangsung, diungkap ketua Rukun Tetangga (RT) 07, RW 02, Jalan Saguling, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Yosef, ada kedua anak pasangan Ferdy Sambo dan Putri.
Yakni anak perempuan, dan seorang lagi anak laki-laki paling kecil berusia 1,5 tahun. Bocah kecil ini sedang bersama pengasuhnya.
Imbuh Yosef, dirinya diminta ikut hadir dalam proses penggeledahan pada Selasa (9/8/2022) menyertai tim penyelidikan.
Baca Juga: Rekaman CCTV Brigadir J Bocor! Awal Mula Istri Ferdy Sambo Pulang dari Magelang
Yosef yang mengikuti penggeledahan dari awal hingga akhir memaparkan sejumlah barang yang diambil tim penyidik kepolisian. Yakni satu kotak dan catatan yang lengkap.
Tak hanya itu, tambah Yosef, selama proses penggeledahan, istri Ferdy Sanmbo, Putri Candrawathi menangis di kamarnya.
"Iya dia menangis terus di kamar, susah kita berkomunikasi," ujar Yosef mengutip dari bekaci.suara.com , Kamis (11/8/2022) dengan judul Istri Ferdy Sambo Menangis Terus Saat Rumahnya Digeledah Polisi
Imbuh Yosef, awalnya ia menduga keadaan Putri terlihat baik-baik saja, namun pengacara menyebutnya menangis terus di dalam kamar.