Metropolitan

Sosok AKP Rita Yuliana, Gagal Jadi Dokter, Pernah Diterima Sekolah Pramugari Berakhir di Akpol

Oleh: Redaksi Kamis 21 Jul 2022, 12:39 WIB
AKP Rita Yuliana : Twitter/Rita Sorcha Yuliana/Twitter.com/@SorchaYuliana)

AYOJAKARTA.COM—Nama AKP  Rita Yuliana menjadi perbincangan usai kasus penembakan antar anggota polisi di kediaman Irjen  Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.

Banyak orang penasaran dengan identitas AKP Rita Yuliana tersebut dan bagaimana prestasinya.

Mengutip Ayoyogya.com, Senin (18/7/2022), memiliki nama lengkap Rita Sorcha Yuliana, lahir di Selong, Lombok Timur pada 1 Juli 1992. Artinya umurnya baru 30 tahun.

Dirangkum dari berbagai sumber, sebelum menjadi polisi,  Rita Yuliana ingin menjadi seorang dokter, namun faktor biaya membuat cita-cita itu kandas. 

Baca Juga: Catat, Ini Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Wilayah Jadetabek 21  Juli 2022!

Ketika dewasa ia bahkan diterima di sekolah pramugari, namun lagi-lagi orangtuanya tak sanggup membiayai karena harus membayar 20 juta. Akhirnya pada 2010 ia memutuskan bergabung di kepolisian. AKP Rita merupakan alumni Akademisi Kepolisian (Akpol) tahun 2013 dan ditugaskan di Lombok Timur.

Usai menempuh pendidikan kepolisian dan S1 STIK PTIK, Rita ditugaskan di Polda DIY. Rita bertugas di Bagian Sentra Pelayanan Kepolisian di Gunungkidul.

Sejumlah prestasi diraih AKP Rita. Sebelumnya, AKP Rita menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB)pada 2019. Saat menjabat sebagai Kasat Lantas inilah, AKP Rita mendapatkan penghargaan dari Kapolda NTB saat itu Irjen Pol Mohammad Iqbal karena prestasinya menginisiasi pembuatan gerai vaksin Covid-19.

Baca Juga: Nathalie Holscher Tetap Pilih Cerai dengan Sule Setelah Mediasi Dilakukan: Kesepakatan Bersama

Rita mulai bertugas di Polda Metro sejak Januari 2022.   Kemudian Mutasi AKP Rita tertuang dalam surat Telegaram Kapolri Nomor: ST/2604/XII/KEP.2021 pada 24 Desember 2021. AKP Rita diangkat menjadi Panit Subdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Selain itu pernah pada tahun 2018, AKP Rita Yuliana menjadi satu-satunya perwakilan Polri yang memperoleh beasiswa International Law Enforcement Liaison Officer Program di Beijing Foreign Studies University (BFSU), China.

Program tersebut merupakan spesialis bahasa Mandarin. Saat itu AKP Rita Yuliana meraih prestasi dengan mendapatkan Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) yang merupakan ujian standarisasi kemahiran bahasa Mandarin bagi penutur asing. Ia mendapatkan HSK level 4, lebih tinggi dari level 3 yang seharusnya ditargetkan.***

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati