Metropolitan

Sedang Haid, Tetap Lakukan 3 Amalan Idul Adha Ini, Pahalanya Berlimpah

Oleh: Redaksi Minggu 03 Jul 2022, 17:55 WIB
Amalan wanita haid

AYOJAKARTA.COM-- - Jangan khawatir bagi para kaum perempuan, ketika perayaan Idul Adha 1443 H/2022  sedang berhalangan atau haid.

Untuk Sholat Ied, membaca Al-Quran pastinya tidak boleh, namun ada  amalan Idul Adha bagi yang haid, dan tetap dapat dikerjakan. Pahalanya pun berlimpah.

Lantas apa saja amalan Idul Adha yang dapat dilakukan? Mengutip Suara.Com, Minggu (3/7/2022) ini dia amalan-amalannya:

Baca Juga: Inilah Tata Cara Berbuka Puasa Dzulhijjah, dari Menyegerakan Berbuka hingga Baca Doa

 1.Datang ke lokasi sholat Idul Adha

 Meskipun sholat Idul Adha hukumnya sunnah muakkad yang jika dikerjakan akan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak apa-apa. Oleh karena itu Nabi Muhammad SAW memerintahkan wanita yang haid untuk tetap keluar rumah dan berangkat ke lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha tiba. 

 Bukan untuk melaksanakan sholat Ied, namun tujuannya agar mereka melihat sholat yang dilakukan setahun sekali itu. Ajuran tersebut datang langsung dari Rasulullah SAW seperti yang diriwayatkan Imam As-Syaukani: 

Imam As-Syaukani berkata: “Ketahuilah bahwasanya Nabi SAW terus-menerus mengerjakan dua shalat Ied ini dan tidak pernah meninggalkannya satu pun dari beberapa Ied. Nabi memerintahkan umatnya untuk keluar padanya, hingga menyuruh wanita, gadis-gadis pingitan dan wanita yang haid”. 

Baca Juga: Doa Buka Puasa Dzulhijjah Minggu 3 Juli 2022, Lengkap dengan Lafal dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia

 

2. Menyimak Kutbah Idul Adha

Selain itu, Nabi Muhammad SAW meminta wanita yang sedang haid ini untuk menyimak khutbah yang diberikan kepada jamaah ketika mereka selesai melaksanakan sholat ied. Agar mereka juga merasakan keberkahan yang Allah berikan di hari kemenangan tersebut. 

Anjuran ini sesuai dengan riwayat dari Ummu ‘Athiyah radliallahu ‘anha mengatakan:

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mengajak keluar gadis yang baru baligh, gadis-gadis pingitan, dan orang-orang haid untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha." 


"Saya bertanya: Ya Rasulullah, ada yang tidak memiliki jilbab? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hendaknya saudarinya meminjamkan jilbabnya.
” (HR. Bukhari dan Muslim) .

 Baca Juga: Hukum Makan Sebelum Salat Idul Adha, Ini Penjelasannya Menurut Hadist

Berkumpulnya umat Muslim di lokasi sholat Ied merupakan bentuk untuk memperlihatkan keberkahan Allah di hari Kemenangan. Selain itu juga untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, meneguhkan keyakinan, serta mengungkapkan kegembiraan di Hari Raya Idul Adha. Berkumpulnya umat muslim di Hari Raya Idul Adha juga sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.  

 

3. Dzikir dan Berdoa

Jika tidak memungkinkan untuk keluar rumah, doa dan dzikir juga bisa menjadi pilihan ibadah mudah dan yang dianjurkan bagi wanita haid atau nifas saat Idul Adha.

Dalam sebuah hadits riwayat, doa disebut sebagai mukhkhul ibadah atau nyawa dari ibadah. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa saja yang dikuasai, dapat dibaca kapan saja, dan oleh siapa saja, termasuk juga wanita yang sedang haid atau nifas sekalipun. 

Dengan demikian amalan Idul Adha ini  tak menutup kemungkinan untuk tetap mendapatkan pahala dari Allah SWT meskipun mereka tak bisa ikut menunaikan ibadah Sholat Idul Adha  secara berjamaah.***

 

 

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati