Metropolitan

Tokoh Kontroversi Dikeroyok Massa, Begini Kondisi Terkini Ade Armando

Oleh: Redaksi Selasa 12 Apr 2022, 10:49 WIB
Ade Armando.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Usai diserang oleh sekelompok orang saat yang berada di aksi demonstrasi 11 April di depan gedung DPR/MPR RI, tokoh yang tenar dengan kontroversi sekaligus dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando dibawa ke Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta, Senin (11/4/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

Adapun kondisi terkini Ade Armando yang juga dikabarkan mengalami muntah darah itu juga mengalami pendarahan di kepala hingga harus dijahit.

Sekretaris Pergerakan Indonesia Untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada mengatakan, kondisi Ade  Armando saat ini masih terus dipantau dokter. Luka serius terjadi di bagian wajah, kepala dan sekujur tubuh.

Baca Juga: Peserta Demo Tak Hanya Mahasiswa, Benarkah Warga dan Anak STM Juga Ikut?

"Hasil pemeriksaan dokter menunjukan ada pendarahan dalam di bagian kepala. Ade Armando beberapa kali muntah dengan mengeluarkan darah," kata Nong dalam keterangan tertulisnya, melansir Suarabali.com Selasa (12/4/2022) pagi.

"Kini tim kedokteran sedang berusaha menangani Ade Armando," jelasnya.

Video Ade Armando dikeroyok saat demo 11 April viral di media sosial. Rekaman Ade Armando babak belur usai dihajar sekelompok orang pun beredar luas.

Wajahnya nampak berlumur darah diamankan pihak kepolisian dari amukan massa.

Kehadiran Ade Armando di tengah-tengah aksi demonstrasi itu untuk melakukan peliputan, membuat konten YouTube dan media sosial atas nama PIS yang diketuai dirinya sendiri.

Hingga akhirnya sekitar pukul 15.40 WIB, Ade yang masih bersama dengan tim tiba-tiba didatangi oleh seorang ibu-ibu tidak dikenal sambil memaki-maki.

Baca Juga: Ada Demo 11 April BEM SI, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Istana Negara dan DPR, Ini Titiknya

"Makian ibu-ibu inilah yang membuat massa memanas untuk bertindak beringas. Mereka semua mengepung Ade Armando dan tim," katanya.

Ade bersama tim sempat mundur ke dinding pagar gedung DPR RI. Kala itu, Ade didatangi massa yang mendorongnya.

Namun beberapa saat kemudian, Ade Armando kemudian dihampiri beberapa orang tidak dikenal dan langsung menyerangnya.

"Anggota tim liputan berusaha melindungi Ade Armando yang terus menerus diserang dan dipukuli tapi tim kemudian terjatuh dan terpental," ucapnya.

Baca Juga: Babak Baru Demo Anarkis di DPR, Polda Metro Jaya Periksa Pengurus PP

Ade Armando baru bisa diamankan serta mendapatkan penanganan dokter polisi pada pukul 16.10 WIB. Saat itu kondisi Ade masih sadar bahkan bisa berkomunikasi dan menghubungi keluarganya.

"Karena ada penyekatan massa, Ade Armando baru bisa dievakuasi dan sekitar jam 18.00 WIB sampai ke RS," imbuhnya.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi