Metropolitan

Peserta Demo Tak Hanya Mahasiswa, Benarkah Warga dan Anak STM Juga Ikut?

Oleh: Redaksi Senin 11 Apr 2022, 13:00 WIB
Siswa STM demonstrasi di sekitar Gedung DPR.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Unjuk rasa yang dilakukan hari ini Senin (11/4/2022) terinformasikan tidak hanya diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) saja.

Menurut informasi yang beredar demo juga akan diikuti warga dan anak STM.

Melansir dari Suara.com- jaringan Ayojakarta.com, Senin (11/4/2022) BEM Seluruh Indonesia (SI) memperkiraman menggalang 1.000 maksa aksi untuk berunjuk rasa di sekitar Istana Merdeka.

Mereka mengusung enam tuntutan dalam aksi demo tersebut. Selain mahasiswa, eksponen 1998 dan sejumlah siswa SMK yang tergabung dalam STM Bergerak juga berencana mengikuti aksi.

Sementara itu, BEM Nusantara membebaskan anggotanya untuk mengikuti atau absen dalam aksi besar tersebut.

BEM SI menargetkan 1.000 massa aksi dari 18 kampus yakni Unsoed, UNJ, Undip, UNS, UNY, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE Dharma Agung, STIS Al Wafa, IAI Tazkia, AKA Bogor, UNRI, Unand, Unram, PPNP, SSG dan STIEPER.

Baca Juga: Aksi Unjuk Rasa di Patung Kuda dan Kawasan DPR RI, Berikut Ruas Jalan yang Ditutup

Dalam aksi tersebut, BEM SI membawa enam tuntutan yang harus dijawab Presiden Joko Widodo maksimal dua pekan.

Tuntutan pertama yakni mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersikap tegas atau memberi pernyataan sikap menolak penundaan pemilu atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara. 

Kedua, mendesak Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN).

Ketiga, mendesak Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

Keempat, mendesak Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.

Tuntutan kelima berkaitan dengan penyelesaian konflik agraria di Indonesia.

Tuntutan keenam, mendesak Jokowi dan wakilnya, Ma'ruf Amin, berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatannya.

Baca Juga: Ada Demo 11 April BEM SI, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Istana Negara dan DPR, Ini Titiknya

Anak SMK

Sementara sekelompok anak SMK se-Jabodetabek yang tergabung dalam STM Bergerak juga merencanakan aksi serupa pada Senin.

Poster ajakan aksi tersebut sudah tersebar sejak beberapa hari lalu. Dalam poster tercantum tagar #TurunkanJokowi #STMMELAWAN!!!! #PantangPulangSebelumMenang.

Polisi menegaskan aksi tersebut belum mengantongi izin. Kemendikbudristek sendiri telah meminta sekolah mencegah anak didiknya untuk mengikuti aksi tersebut

Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, tidak mempersoalkan rencana unjuk rasa hari Senin oleh sejumlah mahasiswa dan elemen masyarakat.

Mahfud memandang hal itu merupakan bagian demokrasi. Namun dia mengimbau agar unjuk rasa dapat dilakukan dengan tertib mengingat Indonesia merupakan negara hukum.

Baca Juga: Pesan Wagub DKI ke Buruh yang akan Kembali Demo Hari Ini di Jakarta: Jangan Sampai Ada Anarkisme

"Aspirasi hendaknya dilakukan dengan tertib, tidak anarkis dan tidak melanggar hukum. Yang penting aspirasinya dapat didengar,” tutup Mahfud.

Sementara itu BEM Nusantara tidak secara resmi mengajak mengikuti demonstrasi tersebut. Mereka lebih memilih jalur dialog dengan pemerintah untuk menyampaikan aspirasi.

Sebelumnya, BEM Nusantara telah bertemu anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto pada Jumat, (8/4/2022). Dalam pertemuan itu, Wiranto mengaku pemerintah tidak melarang mahasiswa demo.

Namun pihaknya mengimbau mahasiswa mengutamakan jalur audiensi ketimbang aksi di jalanan.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi