Metropolitan

Tangkap 26 Pelaku, Polisi Dirikan Pos Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kampung Bahari Jakut

Oleh: Fichri Hakiim Kamis 10 Mar 2022, 07:30 WIB
Ilustrasi narkoba.

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Petugas kepolisian menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, Rabu 9 Maret 2022 kemarin, terkait adanya peredaran penyalahgunaan narkoba.

Dalam operasi ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 350 gram sabu, 1.500 butir ekstasi, hingga ganja sintetis. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan sebanyak 26 pelaku di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan.

"Sebanyak 26 orang ditangkap tentu sebagai pelaku dan nanti ditetapkan sebagai tersangka, yakni 18 laki-laki dan delapan perempuan," kata Zulpan, Rabu 9 Maret 2022.

Baca Juga: Gara-gara Staf RSUD Ditangkap Polisi Akibat Narkoba, Seluruh ASN Kota Bogor Kena Imbas

Selain menangkap para pelaku, petugas kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti narkoba berupa sabu, ganja, tembakau gorila, tembakau sintesis, ekstasi dan sejumlah senjata tajam.

"Barang bukti berupa 350 gram sabu, 1.500 butir ekstasi, hingga ganja sintetis. Selain itu, turut disita juga beberapa paket narkoba, sejumlah senjata tajam, alat komunikasi, serta uang tunai sebesar Rp35 juta," jelasnya.

Polisi juga menyita kamera pengawas yang ada di lokasi kejadian. Setelah didalami, kamera pengawas tersebut untuk memantau pergerakan petugas yang hendak masuk ke Kampung Bahari.

Baca Juga: Komika Fico Fachriza Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Polisi Amankan Sejumlah Barang BuktI

"Banyak juga senjata tajam di sini yang mereka miliki, yaitu para penjual bandar ini. Serta mereka melengkapi diri dengan CCTV untuk memantau apabila ada petugas yang datang," katanya.

Zulpan menjelaskan, guna mencegah adanya pengedaran narkoba di Kampung Bahari, Polres Metro Jakarta Utara akan membangun sebuah pos di Kampung Bahari untuk mengawasi dan mengantisipasi adanya peredaran narkoba.

"Kapolres Jakarta Utara akan membangun pos di sana, kampung tangguh anti narkotika nanti berkolaborasi Dir Binmas memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar masyarakat tidak tersesat dengan penggunaan narkotika," jelasnya.

Reporter Fichri Hakiim
Editor Rahajeng Pramesi