Metropolitan

Epidemiolog UI Sebut Jakarta Sudah Lewati Puncak Omicron: Tetap Jaga Prokes dan Segera Vaksin Booster

Oleh: Redaksi Selasa 15 Feb 2022, 08:25 WIB
Petugas kesehatan Rumah Sakit Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta berjalan membawa kotak obat pasien.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM-- Selalu menjaga prokol kesehatan (prokes) Covid-19 harus tetap dilakukan masyarakat khususnya di DKI Jakarta meski provinsi ini sudah melewati puncak Omicron.

Demikian disampaikan Pandu Riono, seorang Epidemilog Univeritas Indonesia (UI) yang menyebut Jakarta telah melewati puncakan lonjakan Omicron atau gelombang 3 Covid-19 yang ditandai dengan grafik tren penurunan kasus Covid-19.

"Kabar baik bagi penduduk Jakarta. Data mengindikasikan sudah melewati puncak lonjakan omicron. Angka penularan Covid-19 pun diyakini akan segera menurun," tweet Pandu di akun pribadinya, Senin (14/2/2022) sebagaimana dikutip dari SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com.

Baca Juga: Kabar Baik! Kasus Covid-19 Meningkat, Persentase Kesembuhan Juga Tinggi, Dinkes DKI Jakarta: Capai 72,8 Persen

Meski menyebut puncak gelombang Omicron di Jakarta sudah terlewati, Pandu tetap meminta masyarakat terus menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Selain itu, ia juga meminta warga yang telah memiliki tiket untuk segera melakukan vaksinasi booster.

"Harapannya akan terus turun pada minggu-minggu mendatang. Pertahankan kondisi ini dengan tetap jaga prokes dan melengkapi vaksinasi sampai suntikan ke-3," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, terjadi penambahan 10.275 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Antisipasi Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Sudah Siapkan 11.500 Tempat Tidur Pasien di RS Rujukan

Tambahan ini membuat total akumulasi kasus Covid-19 di Jakarta sejak pandemi berjumlah 1.073.483 orang.

Berdasarkan laman tersebut, 975.770 orang dinyatakan sudah sembuh sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah sebanyak 96 orang sejak Minggu (13/2).

Sementara, 14.085 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Artinya ada penambahan 53 warga yang meninggal.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Polda Metro Jaya Tunda Street Race

Sedangkan saat ini ada 20.873 orang yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Lalu 62.755 orang isolasi mandiri.

Dengan demikian, saat ini ada 83.628 kasus aktif Covid-19 di Jakarta, atau ada penambahan 10.126 kasus dari hari kemarin (13/2)

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi