Metropolitan

Penuhi Panggilan Pemeriksaan di Mabes Polri, Ini Kata Edy Mulyadi

Oleh: Fichri Hakiim Senin 31 Jan 2022, 14:23 WIB
Edy Mulyadi

KEBAYORANBARU, AYOJAKARTA -- Edy Mulyadi memenuhi panggilan kepolisian guna menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta, Senin 31 Januari 2022.

Saat di Mabes Polri, Edy mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan.

"Saya kembali minta maaf, saya enggak mau bilang itu ungkapan atau bukan, saya kembali minta maaf sedalam dalamnya dan sebesar-besarnya," ujar Edy di Mabes Polri, Senin 31 Januari 2022.

Baca Juga: HIPMI DIY Kecam Pernyataan Edy Mulyadi

Menurut Edy, ia tak memiliki maksud untuk memusuhi antar suku di Kalimantan, melainkan memusuhi ketidakadilan yang terjadi di Kalimantan.

"Saya kira bukan penduduk Kalimantan bukan suku ini suku itu segala macam tidak, saya kembali minta maaf kepada Sultan Kutai, Sultan Paser, Sultan Banjar Sultan Pontianak, sultan Melayu atau segala macam," katanya.

Baca Juga: Pengamat Filsafat: Nusantara Jadi Nama Ibu Kota, Itu Indonesia Banget

Edy menuturkan, bahwa Kalimantan seharusnya dapat lebih maju dibanding sekarang, lantaran Kalimantan mempunyai sejumlah Sumber Daya Alam (SDA).

"Semuanya saya minta maaf, tapi mereka semua bukan musuh saya, musuh saya dan musuh kita adalah ketidakadilan dan siapapun pelakunya yang hari ini dilakonkan oleh para oligarki melalu tangan-tangan pejabat publik kita," tuturnya.

Baca Juga: Sebelum Nusantara Penajam Paser, Ini 4 Kawasan yang Sempat Jadi Ibu Kota Indonesia

Sebelumnya diberitakan, kasus bermula ketika Edy Mulyadi dilaporkan lantaran ucapannya yang mengatakan Kalimantan merupakan 'tempat jin buang anak'. Seharusnya, Edy mendatangi Bareskrim Polri pada jumat 28 Januari 2022 lalu, namun ia tak bisa hadir memenuhi pemanggilan tersebut.

Reporter Fichri Hakiim
Editor Rahajeng Pramesi