JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta terus terjadi dan terkini mencapai 1.825 kasus.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun mengirimkan pesan penting terhadap warganya yakni salah satunya meminta masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar kota atau luar negeri.
"Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama, tidak bermaksud menganggap enteng apalagi membiarkannya. Kami bersama-sama pemerintah pusat, satgas pusat, seluruh jajaran, serta masyarakat selalu bersatu dan berjuang menghadapi pandemi Covid-19 khusus varian omicron yang semakin meningkat," kata Riza di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).
Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Senin (23/1) dari catatan yang dimiliki, Riza mengungkapkan dari 1.027 orang yang terpapar Omicron sebanyak 747 orang memiliki riwayat perjalanan luar negeri, sedangkan 280 lainnya adalah kasus transmisi lokal.
Lebih lanjut, Riza juga menyampaikan Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sudah mengingatkan puncak kasus Omicron akan terjadi pada bulan Maret 2022.
Memang ada peningkatan sampai pertengahan bahkan di Maret puncaknya, karenanya untuk menanggulanginya adalah dengan tetap berdiam di rumah. Pak Jokowi berkali-kali mengingatkan tidak perlu keluar rumah kecuali yang sangat penting dan genting itu yang harus dipatuhi," ucapnya.
Kemudian, penting untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan secara ketat disiplin dan bertanggung jawab. Ia mengimbau agar warga Jakarta segera melengkapi vaksinasi, termasuk vaksinasi booster.
"Yang booster saja segerakan, mari kita mengajak para orang tua kakek nenek kita yang memenuhi syarat orang tua/lansia kita dorong. Kalau perlu kita ajak, antar untuk mendapatkan vaksin di tempat-tempat yang telah disediakan, setelah itu dilanjutkan dengan usia 18 tahun ke atas," lanjutnya.