Metropolitan

143.020 Orang di Lingkungan Pemprov DKI Telah Terima Vaksin Booster, Wagub: Ada Nakes dan Non Tenaga Kesehatan

Oleh: Redaksi Senin 17 Jan 2022, 09:00 WIB
Ilustrasi vaksin booster untuk lansia.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Lebih dari 140 ribu orang di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerima suntikan vaksin booster.

Adapun suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga ini sudah diberikan sejak 12 Januari 2022 pekan lalu.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan, sejauh ini telah ada sekitar 143.020 orang yang mendapatkan vaksin booster di lingkup Pemprov DKI. Data tersebut dihimpun sejak Rabu (12/1) lalu hingga Sabtu (15/1) kemarin.

Baca Juga: Begini Cara Cek Vaksinasi Booster di Aplikasi PeduliLindungi

“Dari jumlah itu, tenaga kesehatan ada 74.020 orang, dan non tenaga kesehatan ada 69 ribu orang,” kata Riza Patria, Minggu (16/1/2022).

Melansir Republika-jaringan Ayojakarta.com, Senin (17/1), Wagub juga menjelaskan soal bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di DKI Jakarta. Untuk BOR kata dia, terus mengalami peningkatan.

Menurutnya, berdasarkan data terbaru, ada peningkatan 19 persen, dari kapasitas 3.579 terpakai sekitar 667.

“Ini ada peningkatan dari hari ke hari,” lanjutnya.

Lebih jauh, kata Riza Patria, penggunaan ICU juga mengalami peningkatan menjadi lima persen. Menurut dia, dari 591 kapasitas yang ada, telah terpakai sekitar 32. Jumlah itu, dikatakan Riza, mengalami peningkatan hanya dalam empat hari.

Baca Juga: Segini Jumlah Penerima Vaksinasi Booster di Jakarta, Dinkes DKI: Capai 8 Juta Orang

“Peningkatannya dari empat hari itu, naik menjadi lima persen dari satu persen,” tutur dia.
Meski dinilai ada pertambahan, namun Riza Patria menganggap hal itu tidak ada peningkatan massif.

Meski diakuinya pula hal itu perlu diwaspadai oleh semua pihak.

Ia menambahkan, peningkatan yang sedikit itu merupakan dampak positif dari vaksin yang telah mulai menyeluruh di DKI Jakarta.

Baca Juga: Mulai Disuntikan Hari Ini, Wagub DKI Pastikan Stok Vaksin Booster di Jakarta Aman

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, juga menegaskan jika kasus Covid-19 di DKi varian Omicron terus mengalami peningkatan.

Dikatakan dia, hingga Sabtu (15/1) kemarin, setidaknya ada 720 kasus Omicron.

"Dari 720 orang yang terinfeksi, 78,8 persennya atau sebanyak 567 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 153 lainnya adalah transmisi lokal," kata Dwi dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi