Metropolitan

Wagub DKI Riza Patria Tanggapi Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta: Tak Separah Tahun Lalu

Oleh: Redaksi Kamis 06 Jan 2022, 06:00 WIB
Ilustrasi varian Omicron.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota saat ini masih bisa dikendalikan. Ia bersyukur lonjakan tidak separah pada tahun 2021 lalu.

Sebagaimana diketahui, angka penularan Covid-19 di Jakarta kembali mengalami peningkatan pasca masa libur natal dan tahun baru atau nataru. Saat ini, perhari penambahan kasus Covid-19 di ibu kota berkisar 100-200 orang.

Riza Patria pun mengakui memang telah terjadi peningkatan angka penularan Covid-19. Namun, Riza menyebut situasi saat ini masih lebih baik ketimbang bulan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Makin Bertambah jadi 252 Orang, Wagub DKI Sebut Omicron di Jakarta sebagai Kasus Impor: Ada 239 Temuan

"Kita bersyukur alhamdulillah sejauh ini peningkatan (kasus Covid-19) tidak seperti masa libur-libur 2 tahun belakangan ini," kata Riza di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Kamis (6/1). Riza Patria mengatakan, terjadinya peningkatan angka penularan Covid-19 di ibu kota karena munculnya varian Omicron. Virus ini dinilai memiliki kemampuan penularan lebih cepat dari varian lain.

Baca Juga: Per 4 Januari 2021, Kasus Varian Omicron di Jakarta Sebanyak 162 Kasus

Karena virus ini datang dari luar negeri, Riza menyebut pihaknya bakal memperketat pengawasan warga yang baru datang ke Jakarta.

"Mudah-mudahan nanti saudara kita yang kebetulan bepergian ke luar negeri dan kembali ke Jakarta tidak membawa virus," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga masih memantau perkembangan dari dampak libur nataru terhadap penularan Covid-19.

Baca Juga: Masuki 2022, Bima Arya Minta Jajarannya Siaga Varian Omicron

"Kita lihat 1-2 minggu ke depan, karena masih banyak yang belum masuk ke Indonesia. Nanti dalam 1-2 minggu ke depan akan kelihatan dampak libur Nataru seperti apa," pungkasnya.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi