Metropolitan

Pemprov DKI-Pemerintah Pusat MOU soal SPAM, Anies: Optimistis Layanan Air Minum Capai 100 Persen Sebelum 2030

Oleh: Redaksi Selasa 04 Jan 2022, 13:30 WIB
Ilustrasi. Petugas melakukan pemeriksaan di Instalasi Produksi Air PAM Jaya Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimistis cakupan layanan air minum perpipaan di Ibu Kota akan mencapai 100 persen tersalurkan ke pelanggan sebelum 2030.

Hal ini diutarakannya usai dilakukannya MOU antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat terkait penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

"Harapannya kami bisa melayani 100 persen, Insya Allah sebelum 2030," kata Anies, Senin (3/1/2022).

Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Selasa (4/1), sekarang cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta baru mampu memenuhi 64 persen, dan menyuplai 20.725 liter per detik air untuk 908.324 sambungan pelanggan.

Baca Juga: Sebanyak 4.625 KK Kampung Tanah Merah Jakut Bakal Dialiri Air PAM Jaya

Akibatnya, masyarakat yang tidak memiliki akses air minum perpipaan menggunakan air tanah secara terus-menerus sehingga menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah.

Nantinya, BUMD DKI Jakarta yakni PAM Jaya harus mampu menyediakan suplai tambahan sebanyak 11.150 liter per detik dan tambahan infrastruktur distribusi yang mencakup 35 persen wilayah pelayanan baru untuk perpipaan kepada kurang lebih satu juta tambahan pelanggan baru pada 2030.

Sebelumnya Anies juga sudah menerbitkan kebijakan pembatasan dan pelarangan pengambilan air tanah di wilayah yang telah dilayani jaringan perpipaan PAM Jaya yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 93 Tahun 2021 tentang Zonasi Bebas Air Tanah.

Ia menambahkan, Kementerian PUPR juga menginvestasikan sebesar Rp2,1 triliun untuk proyek infrastruktur SPAM hilir.

Proyek itu untuk penyerapan air minum curah tahun pertama Proyek SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian-Serpong dan fasilitasi proyek terkait pembangunan Instalasi Pengolahan Air Buaran III.

Baca Juga: PAM Jaya Janjikan Akses Pipa ke Pegadungan Selesai Akhir Tahun

Adapun MoU Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat berisi sejumlah kesepakatan yang mencakup, rincian program, jangka waktu, serta skema pembiayaan yang tepat melalui sinergi proyek SPAM.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Kementerian PUPR meminta Pemprov DKI segera menyiapkan kriteria yang diperlukan untuk dapat mengakses dukungan pembangunan infrastruktur.

Kementerian PUPR membangun tiga SPAM Regional melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mendukung pelayanan air minum di DKI Jakarta, yaitu SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian-Serpong yang saat ini telah berjalan, serta SPAM Regional Djuanda/Jatiluhur II masih dalam tahap penyiapan.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi