JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Pada hari ini, Senin 3 Januari 2022, DKI Jakarta sudah memulai kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sekolah-sekolah yang digelar setiap hari dengan kapasitas kelas 100 persen.
Namun, anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifah Amaliah meminta agar mereka yang terlibat dalam PTM tersebut mulai dari siswa dan guru sudah harus divaksin.
"Pastikan dimulai dengan sekolah yang siswanya sudah lebih dari 80 persen telah divaksinasi," kata Ledia kepada Republika.co.id-jaringan Ayojakarta.com, Minggu (2/1).
Baca Juga: Dukung PTM, Ini Rute dan Zonasi 171 Bus Sekolah Jakarta
Dilansir pada Senin (3/1), Ledia menilai PTM 100 persen bisa dilakukan untuk sekolah-sekolah dengan 80 persen guru telah divaksin. Kemudian masuk sekolah perlu juga dilakukan secara bertahap bergantian antar kelas.
"Selama beberapa waktu untuk pembiasaan," ujarnya.
Kemudian penerapan protokol kesehatan juga harus tetap dilakukan dengan sangat ketat.
Baca Juga: Disdik DKI Jakarta Berencana Buka Lagi 1.000 Sekolah PTM Terbatas
Politikus PKS itu juga menilai jalur perjalanan rumah-sekolah siswa dan guru harus dipastikan cukup aman.
Dirinya menambahkan, sekolah juga harus tetap memfasilitasi hybrid bagi siswa yang tak mendapat izin orang tua untuk hadir PTM.
Baca Juga: Cerita Kocak Bima Arya Saat Kunjungan PTM SD, Tak Dikenali Siswa hingga Dicurigai Bima Arya Palsu
"Setiap daerah harus sangat jeli dan hati-hati membaca situasi lokal," ucapnya.