JAKARTA, AYOJAKARTA.COM— Terjadi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta membuat Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria meminta warga Ibu Kota untuk selalu waspada.
Riza Patria pun tak menampik adanya lonjakan kasus yang disebabkan varian Omicron di DKI Jakarta sesuai informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Bahkan, kenaikan 13,5 persen dalam dua pekan itu sudah naik sejak beberapa waktu lalu meski tak disebutkan jumlahnya.
“Di 89 negara, dalam tiga hari terjadi peningkatan dua kali lipat, termasuk di Indonesia juga ada peningkatan,” kata Riza Patria, Kamis (30/12/2021).
Baca Juga: Kasus Terus Meningkat, WHO Khawatir Ada Tsunami Omicron
Melansir Republika-jaringan Ayojakarta.com, Wagub berharap dengan adanya peningkatan kasus tersebut tidak dijumpai lagi masyarakat yang menganggap Omicron enteng.
Ia juga meminta warga Jakarta bisa lebih waspada dan hati-hati, walaupun saat ini DKI Jakarta ada di level 1 PPKM.
“Kita tidak boleh abai, tidak boleh lengah, tidak boleh euforia, tidak boleh anggap enteng,” lanjut dia.
Pria yang juga Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu menambahkan, varian Omicron memiliki penularan yang lebih cepat dari varian-varian sebelumnya.
Sehingga, protokol kesehatan dan vaksinasi anak hingga lansia yang mendapatkan jatah, diklaim dia menjadi beberapa penangkalnya.
Baca Juga: Pernah Melewati Beta dan Delta, Afrika Selatan Cepat Atasi Serangan Omicron
“Kebijakan pemprov DKI Jakarta sudah disampaikan, memasuki tahun baru tidak boleh ada kegiatan kembang api, tidak boleh ada kegiatan arak-arakan, bahkan tidak boleh ada kegiatan malam tahun baru hingga tidak ada konser,” ucap Riza.
Menyiasati kemungkinan saat malam Tahun Baru, lanjut Riza Patria, pihaknya akan melakukan sidak keliling.
Bahkan, Polda Metro Jaya juga disebutnya akan membuat kebijakan untuk menutup jalan-jalan tertentu.
Termasuk pembatasan jam operasional dan kapasitas lokasi tertentu juga akan tetap diberlakukan.
“Dalam rangka mengurangi interaksi, mobilitas, dan agar tidak terjadi kerumunan yang dapat menimbulkan penularan Covid-19,” tandas Wagub.