Metropolitan

Operasi Lilin 2021, Jumlah Kendaraan yang Masuk ke Jakarta Menurun

Oleh: Fichri Hakiim Selasa 28 Des 2021, 14:21 WIB
Gerbang Tol Cikampek Utara

AYOJAKARTA.COM -- Polri menggelar Operasi Lilin mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 guna mengamankan Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan Operasi Lilin 2021 berlangsung aman dan lancar.

“Kami sampaikan pelaksanaan Operasi Lilin yang mulai berlaku dari tanggal 23 Desember sampai nanti 2 Januari 2021, sampai saat ini pelaksanaan Ops Lilin 2021 berjalan aman dan lancar," ujarnya, Selasa 28 Desember 2021.

Baca Juga: Viral Temuan Rel Trem Eks Belanda saat Proyek MRT Jakarta: Ditemukan sejak Agustus, Terbaru Desember Ini

Ramadhan menjelaskan ribuan kendaraan juga masuk ke DKI Jakarta melalui sejumlah gerbang tol.

"Jumlah kendaraan masuk DKI Jakarta pada 23 Desember sebanyak 143.254 kendaraan, sedangkan pada 26 Desember sebanyak 51.724 kendaraan. Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama (Arah Jawa), GT Kalihurip Utama (Arah Bandung), GT Cikupa (Arah Merak), dan GT Ciawi (Arah Puncak) mengalami penurunan selama 5 hari berjalannya Operasi Lilin 2021," jelasnya.

Menurut Ramadhan, dari total empat gerbang tol tersebut sebanyak 143.254 kendaraan masuk ke Jakarta pada tanggal 23 Desember 2021.

Baca Juga: Jalani Operasi Tumit, Rezaldi Hehanussa Dipastikan Absen Hingga Akhir Kompetisi

"Kendaraan masuk dari empat GT tersebut di tanggal 24 Desember 2021 mengalami penurunan sebanyak 137.705 kendaraan, artinya terjadi penurunan dari tanggal 23 Desember, dibandingkan dengan tanggal 24 Desember," jelas Ramadhan.

Kemudian, sebanyak 125.003 kendaraan masuk ke Jakarta pada tanggal 25 Desember 2021.

“Kemudian ketika dibandingkan dengan tanggal 25, terjadi penurunan kembali dengan tren 1,9 persen. Total jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui empat GT tersebut sebanyak 125.003, kemudian di tanggal 26 mengalami penurunan kembali dengan total kendaraan masuk sebanyak 51.724 kendaraan," tuturnya.

Reporter Fichri Hakiim
Editor Andres Fatubun