Metropolitan

Pembangunan Tanggul Pantai, Pemprov DKI Masih Sisakan Tanggungan Pengerjaan 22 Kilometer

Oleh: Redaksi Senin 27 Des 2021, 12:00 WIB
Ilustrasi. Air laut bergerak naik melewati Tanggul Proyek Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coast saat terjadi pasang di Muara Baru, Jakarta, Senin (6/1/2020).

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Pembangunan tanggul rob atau tanggul pantai National Capitar Integrated Coastal Development (NCID) yang merupakan kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus dilakukan.

Pemprov DKI masih menyisakan tanggungan pengerjaan tanggul pantai tersebut sepanjang 22 kilometer.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut target prioritas pembangunan tanggul rob yakni sepanjang 46 kilometer yang berlokasi di pesisir Jakarta Utara.

Baca Juga: Sudin SDA Kepulauan Seribu Rampungkan Perbaikan Tanggul di Sisi Utara Pulau Untung Jawa

Sementara Pemprov DKI baru saja menyelesaikan 12,6 kilometer diantaranya.

"Dari 46 km tersebut, kami menyelesaikan pembangunannya sepanjang 12,6 km. Kekurangannya sepankang 33 km akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR sepanjang 11 km dan Pemprov DKI 22 km," kata Riza saat meninjau pengerjaan tanggul rob NCICD di Capping Beam Tanggul Muara BKB, Jakarta Utara, Minggu (26/12/2021).

Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Senin (27/12), Riza Patria menyatakan, semua pekerjaan berjalan lancar sesuai rencana.

Pembangunan tanggul rob atau tanggul pantai NCICD itu sepanjang 46 km itu, sebelumnya sebagian telah dibangun pada 2019 dan kemudian dilanjutkan pada 2021.

Menurutnya, pembangunan tanggul pantai NCICD itu salah satu upaya antisipasi banjir rob yang sering terjadi, terutama di wilayah pesisir Jakarta Utara.

Baca Juga: Tanggul Sungai Citarum Jebol, 4 Desa di Kabupaten Bekasi Terdampak

Pada kesempatan itu, politisi Partai Gerindra ini juga meninjau pengerukan lumpur di Waduk Pluit, Jakarta Utara, yang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, termasuk banjir rob di pesisir Jakarta.

Menurut dia, pembangunan tanggul pantai NCICD di sepanjang garis pantai utara Jakarta ini merupakan salah satu proyek strategis nasional sebagai pengamanan dan penataan kawasan pesisir Utara Jakarta, sekaligus perbaikan lingkungan.

Pembangunan tanggul NCICD ini dilakukan berkelanjutan dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, terutama para pemangku kepentingan yang aktivitasnya terkait langsung dengan jejak tanggul NCICD.

Riza Patria mengakui, pembangunan tanggul pantai itu memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Baca Juga: Tanggul Kali Bekasi Jebol, Warga Pondok Gede Permai Dievakuasi

“Kami memohon agar masyarakat dapat membantu membuat tanggul sementara di lingkungan masing-masing dengan tumpukan pasir/batu yang dimasukkan ke dalam karung plastik, sesuai dengan kemampuan masing-masing,” pesan Wagub.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi