Metropolitan

3 Skuadron Udara TNI Boyongan ke Husein Sastranegara Bandung dari Halim Perdanakusuma Jakarta, Ada Apa?

Oleh: Redaksi Jumat 24 Des 2021, 06:00 WIB
Ilustrasi pesawat hercules.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Efek penutupan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta membuat 3 skuadron udara TNI AU harus boyongan ke Lanud Husein Sastranegara Bandung.

Halim Perdanakusuma akan ditutup operasionalnya sementara waktu mulai 1 Januari 2022 sebagai bagian dari revitalisasi bandara tersebut.

Adapun tiga skuadron udara TNI AU yang pindahan tersebut terdiri dari Skuadron Udara 2 CN-295 dan Skuadron Udara 31 pesawat hercules dan Skuadron Udara Teknik 02.

Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Rabu (22/12/2021), selain tiga skuadron udara yang dipindah ke Bandung, Kasau mengatakan ada satu skuadron udara yang dipindah ke Bandara Soekarno-Hatta.

"Bandara Halim akan ditutup mulai tanggal 1 Januari 2022. Ini adalah perintah Bapak Presiden Jokowi karena Bapak Presiden merasakan betul runway-nya (landasan pacu) itu sudah kasar," kata Fadjar.

Melansir SuaraJabar.id-jaringan Ayojakarta.com, Jumat (24/12), Oleh karena itu, KSAU menjelaskan, Presiden Jokowi memerintahkan untuk merevitalisasi terutama runway-nya karena memang sudah tua usianya, dan tanah di sekitar halim ini sedikit lapuk.

Baca Juga: Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup 1 Januari 2022, Ada Apa? KSAU: Ini Perintah Bapak Presiden

"Saya kurang paham dengan tanah, tapi yang jelas terjadi penurunan, ada semacam air tanah dan lainnya. Akibatnya, runway itu sudah mendekati ambang batas tanah. Sebetulnya kita ketahuinya hampir dua tahun lalu," ujarnya lagi.

Kemudian, Presiden Jokowi memerintahkan untuk melakukan perbaikan secara total. Dengan perbaikan itu nanti usia runway bisa dipakai untuk 20 tahun ke depan.

Selain landasan pacu, kata dia, juga akan memperluas apron untuk militer. Kami juga akan merenovasi gedung VIP dan terminal TNI AU, kata mantan Pangkogabwilhan II ini pula.

Menurut Marsekal Fadjar, untuk satuan yang berada di Lanud Halim akan dipindahkan sementara ke Bandara Soekarno-Hatta dan Lanud Husein Sastranegara.

"Pertama, Skuadron Udara 17 untuk pesawat VVIP akan ditempatkan di Bandara Soekarno-Hatta, karena untuk kegiatan presiden dan wapres. Akan diberikan ruang di Soetta. Terminalnya melalui terminal khusus yang disiapkan oleh Angkasa Pura II," ujarnya lagi.

Baca Juga: Pelaku Pemalsuan Surat Keterangan PCR di Bandara Halim Ditangkap

Lalu, untuk Skuadron Udara 2 CN-295 dan Skuadron Udara 31 pesawat hercules dan Skuadron Udara Teknik 021 akan dipindahkan ke Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

"Pesawat-pesawat yang dipindah itu bersifat siap terbang. Skuadron Teknik dipindahkan untuk pemeliharaan karena jarak dekat, lalu juga fasilitas di sana cukup untuk menampung kegiatan operasi penerbangan termasuk akomodasi," ujar Marsekal Fadjar.

Personel-personel yang dipindahkan ini akan aplusan. Jadi, diaplus atau pergantian setiap 2 minggu sekali ya, katanya pula.

"Saya rasa itu lokasi yang paling tepat untuk memindahkan, kalau tidak pindah, tidak akan jalan perbaikan di sini. Semuanya juga akan keberatan, semua pasti keberatan, operator-operator pasti keberatan karena costnya pasti bertambah dan lainnya. Tetapi, ya ini demi kebaikan bersama," ujar dia lagi.

Baca Juga: Detik-detik Pesawat Trigana Air Tergelincir di Halim Perdanakusuma, Sempat Keluarkan Api

Pertama, kata dia, soal keamanan, dimana kondisi runwaynya sangat memprihatinkan.

"Sudah beberapa kali terjadi accident (kecelakaan), tetapi untung Bapak Presiden memberi perhatian kepada Lanud Halim Perdanakusuma disertai dengan anggaran," ujarnya pula.

Revitalisasi yang direncanakan oleh Kementerian Perhubungan RI tersebut telah melalui pembahasan intensif dan koordinasi bersama antarinstansi atau lembaga terkait, seperti TNI AU, Kemhan, dan Angkasa Pura.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi