GAMBIR, AYOJAKARTA - Perkembangan kasus Covid-19 di ibu kota pada Selasa (26/10) terus mengalami perbaikan. Hal ini berdasarkan situs corona.jakarta.go.id, wilayah DKI Jakarta nihil zona merah.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau yang kerap disapa Ariza ini melalui akun Instagram pribadinya mengungkapkan, sejak Senin (25/10) kemarin tidak ada lagi RT di Jakarta yang berzona merah dan oranye.
"Data ini terbuka, semua warga bisa mengecek di lapangan atau di corona.jakarta.go.id," tulisnya melalui akun @arizapatria, Selasa (26/10).
Dalam data RT Rawan per wilayah periode 25 hingga 31 Oktober 2021, disebutkan Jakarta Barat 0 zona merah, 0 zona oranye, 102 zona kuning, 6.397 zona hijau. Lalu, Jakarta Pusat 0 zona merah, 0 zona oranye, 34 zona kuning, dan 4.519 zona hijau.
Sedangkan, Jakarta Selatan 0 zona merah, 0 zona oranye, 60 zona kuning, dan 6.013 zona hijau. Kemudian, Jakarta Timur 0 zona merah, 0 zona oranye, 105 zona kuning, 7.835 zona hijau. Jakarta Utara 0 zona merah, 0 zona oranye, 123 zona kuning, 5.167 zona hijau, dan Kabupaten Kepulauan Seribu 0 zona merah, 0 zona oranye, 127 zona hijau.
Ariza mengatakan, nihilnya zona merah dan oranye di ibu kota merupakan hasil kekompakkan seluruh warga yang menjalankan protokol kesehatan. Ia juga mengucapkan syukur bahwa jumlah warga meninggal dunia karena Covid-19 di DKI Jakarta menurun.
"Bahkan, dalam 20 hari terakhir, terdapat 9 hari dengan nol kematian. Target vaksinasi sebesar 11,4 juta akan kita realisasikan pada November," ujar Ariza.
Data tersebut, kata Ariza, tak boleh membuat warga di ibu kota menjadi lengah dan abai karena menganggap enteng pandemi Covid-19 sudah bisa dikendalikan, melainkan harus semakin meningkatkan disiplin agar kasus Corona tidak naik kembali seperti beberapa bulan sebelumnya.
Tak hanya data nihilnya zona merah dan kasus kematian yang terus berkurang, Ariza juga mengungkapkan data monitoring kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan sebesar 86,05% serta kepatuhan memakai masker DKI Jakarta sebesar 92,51%.
"Hal ini jangan sampai membuat kita lengah, saya yakin kita terus kompak menjaga prokes," tandasnya.