Metropolitan

KJP Plus Tahap II 2021, Bantuan Bisa Sampai Rp10 Juta! Simak Rinciannya

Oleh: Aini Tartinia Rabu 22 Sep 2021, 13:19 WIB
Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus (ilustrasi)

GAMBIR, AYOJAKARTA - Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2021 akan diberikan untuk warga DKI Jakarta usia sekolah 6 hingga 21 tahun dari keluarga tidak mampu.

Sebelumnya, data jumlah penerima KJP Plus Tahap I Tahun 2021 mencapai 859.468 siswa. Dalam rangka terselenggarakannya wajib belajar 12 tahun dan jaminan akses dan kualitas layanan pendidikan adil merata, Pemprov DKI membuka pendataan KJP Plus Tahap II Tahun 2021 mulai 13 September sampai penetapan data final 13 Oktober 2021.

Dilansir Ayojakarta dari akun Instagram resmi @upt.p4op pada Rabu, (22/9/2021) berikut besaran dana bantuan KJP Plus per bulan bagi sekolah atau madrasah negeri, PKBM dan LKP:

  • SD, SDLB, MI, biaya personal yang dapat digunakan senilai Rp250 ribu.

  • SMP, SMPLB, MTs, PKBM, biaya personal yang dapat digunakan senilai Rp300 ribu.

  • SMA, SMALB, MA, biaya personal yang dapat digunakan senilai Rp420 ribu.

  • SMK, biaya personal yang dapat digunakan senilai Rp450 ribu.

  • Lembaga kursus pelatihan juga mendapat KJP Plus sebesar Rp1,8 juta per semesternya.

Lalu, besaran dana per bulan sekolah atau madrasah swasta (non-peserta PPDB Bersama dan non-penerima subsidi peningkatan mutu pendidikan):

  • SD/SDLB/MI: biaya personal Rp250 ribu, - SPP untuk sekolah swasta Rp130 ribu, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp1 juta.

  • SMP/SMPLB/MTs/PKBM: biaya personal Rp300 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp170 ribu, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp1,5 juta.

  • SMA/SMALB/MA: biaya personal Rp420 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp290 ribu, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp2,5 juta.

  • SMK: biaya personal Rp450 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp240 ribu, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp2,5 juta.

Kemudian, besaran dana per bulan bagi sekolah swasta (peserta PPDB Bersama):

  • SMA Klaster I: biaya personal Rp420 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp620 ribu, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp3 juta.

  • SMA Klaster II: biaya personal Rp420 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp920 ribu, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp7 juta.

  • SMA Klaster III: biaya personal Rp420 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp1,1 juta, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp10 juta.

Sedangkan, bantuan sosial subsidi peningkatan mutu pendidikan sekolah swasta:

  • SMA: biaya personal Rp420 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp1,1 juta, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp2,5 juta.

  • SMK: biaya personal Rp450 ribu, SPP untuk sekolah swasta Rp1,1 juta, biaya masuk sekolah peserta didik baru maksimal Rp2,5 juta

Reporter Aini Tartinia
Editor Husnul Khatimah