AYOJAKARTA.COM -- Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Pasangan Pramono Anung-Rano Karno, ditetapkan sebagai pemenang.
Pada Minggu, 8 Desember 2024, hasil penghitungan suara Pilkada Jakarta 2024 itu telah ditetapkan oleh KPU DKI Jakarta.
Hasilnya ialah calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, mendapatkan 2.183.239 suara dan berada di urutan pertama.
Sementara pasangan Ridwan Kamil-Suswono memperoleh 1.718.160 suara; dan terakhir Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan 459.230 suara.
Baca Juga: Kabar Gembira Lagi! Bantuan PKH dan BPNT 2025 Akan Cair Berlipat Lipat!
KPU DKI Jakarta pun menetapkan Pramono Anung-Rano Karno sebagai pemenang Pilkada 2024 karena telah memenuhi peraihan suara lebih dari 50%.
Dalam persentasenya, Pramono Anung-Rano Karno telah meraih 50,07% pada putaran pertama ini.
Sehubungan dengan munculnya potensi gugatan dari paslon Rido, Aris Setiawan Yodi selaku Jubir pasangan Pramono-Rano memberi tanggapan.
Menurut Aris, KPU telah melakukan kerja-kerja luar biasa dengan memberikan akses kepada publik untuk melakukan pengamatan secara langsung.
Karena itu munculnya wacana adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh paslon Pramono-Rano merupakan hal yang sangat tidak masuk akal.
Di samping tidak didukung oleh parpol yang berada di parlemen, pasangan Pramono-Rano juga minim dukungan dari figur-figur tokoh besar sebagaimana pasangan Rido.
“Saya pikir itu tidak logis dan tidak nyambung, karena kami pun berjuang bersama masyarakat, Pramono-Rano dikehendaki mayoritas warga Jakarta,” pungkasnya.