AYOJAKARTA.COM – Calon Gubernur Nomor Urut 3, Pramono Anung menjawab soal adanya dukungan dari anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuknya di Pilgub Jakarta 2024.
Pramono Anung mengatakan dirinya selalu mempersilakan siapa saja datang bertamu ke kediamannya.
Termasuk tujuh politisi dari partai politik anggota KIM Plus yang mendatangi kediamannya belum lama ini.
Kedatangan tujuh politisi dari KIM Plus dalam rangka memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 3 yaitu Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta 2024.
Diketahui, ke tujuh politisi tersebut adalah mantan calon legislatif DPRD Jakarta.
“Saya sebagai calon gubernur, sebagai orang yang lama berpartai, ada tamu mau datang ya saya persilakan,” kata Pramono Anung dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Jumat (1/11/2024).
Pramono mengungkapkan dirinya terkejut saat mengetahui pertemuannya dengan tujuh politisi KIM Plus terendus masyarakat.
Ia berujar dirinya sengaja tak muncul ke publik karena tak mau terlalu terekspos.
Baca Juga: Pedagang Keluhkan Omzet Turun, Pramono Anung Janjikan Dana Rp300 Miliar untuk Pengembangan UMKM
Sejauh ini, dirinya juga mendapat dukungan dari berbagai pihak di Pilgub Jakarta, tetapi tak semua terpublikasi.
“Makanya saya sengaja tidak mau muncul ke publik karena memang yang minta seperti ini sebenarnya banyak sekali dan ada beberapa yang pertemuan yang memang tertutup rapat. Saya juga kaget kok media bisa tahu,” ujarnya.
Meski begitu, Pramono menekankan dirinya bukanlah calon gubernur untuk satu partai saja.
Justru, Pramono menyebut dirinya adalah calon gubernur untuk semua partai.
Ia juga menyatakan rasa syukurnya karena telah mendapat dukungan dari berbagai pihak yang diharapkan semakin menambah kekuatan pihaknya.
Termasuk dukungan yang datang dari politisi KIM Plus, Pramono mengaku sangat senang.
“Intinya saya sebagai calon gubernur, saya bukan gubernur satu partai, saya gubernur untuk semua kelompok, golongan, partai. Jadi kalau ada dukungan dari partai atau kelompok lain ya alhamdulillah. Senanglah didukung, kok nggak senang,” tutupnya.***