AYOJAKARTA.COM - Warga miskin di DKI Jakarta ternyata masih ada yang tempat tinggalnya tidak ada fasilitas MCK.
Padahal, fasilitas buang air besar menjadi bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Karena di lingkungan yang bersih dan sehat, akan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Sebaliknya, lingkungan yang tidak bersih dan tidak sehat jadi sumber timbulnya penyakit bagi masyarakat.
Dan di DKI Jakarta baik penduduk miskin maupun tidak miskin, masih ada yang tempat tinggalnya belum tersedia fasilitas untuk buang air besar.
Untuk itu fasilitas buang air besar menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Terutama untuk menciptakan sanitasi layak karena bermanfaat untuk mencegah penyakit dalam keluarga, merawat kesehatan mental dan bahkan dapat menjaga status sosial.
Dikutip Ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id, Rabu 30 Oktober 2024, pada tahun 2023 hampir seluruh rumah tangga di DKI Jakarta telah menggunakan fasilitas buang air besar.
Baik menggunakan sendiri, bersama rumah tangga lain maupun umum.
Baca Juga: Infinix Hot 50 Pro Plus atau Infinix Note 40 Pro? Beda Rp500 Ribu tapi Punya Banyak Kesamaan
Berikut persentasenya :
- Ada fasilitas dan digunakan untuk sendiri
Rumah tangga miskin : 86,09 %
Rumah tangga tidak miskin : 88,58 %
- Ada fasilitas dan digunakan bersama dengan rumah tangga tertentu
Rumah tangga miskin : 4,37 %
Rumah tangga tidak miskin : 9,74 %
- MCK Komunal, MCK Umum
Rumah tangga miskin : 7,84 %
Rumah tangga tidak miskin : 1,60 %
- Tidak ada fasilitas
Rumah tangga miskin : 1,170%
Rumah tangga tidak miskin : 0.08 %.***