AYOJAKARTA.COM -- Mana wilayah di Jakarta yang memiliki angka perceraian karena faktor ekonomi tertinggi? Ini jawabannya berdasarkan data BPS.
Seperti yang telah diketahui bahwa Jakarta menjadi salah satu kota dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Kendati demikian, hal ini tidak lantas membuat penduduk Jakarta terbebas dari permasalahan ekonomi.
Ekonomi menjadi salah satu faktor penyebab perceraian tertinggi kedua di Jakarta setelah perselisihan dan pertengkaran terus menerus.
Menurut data yang telah dirilis oleh Badan Pusat Statistika, jumlah perceraian karena faktor ekonomi di Jakarta menyentuh angka hingga 2.452 kasus.
Kasus perceraian karena faktor ekonomi ini tersebar di seluruh wilayah di Jakarta, mulai dari Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
Sementara itu, angka perceraian karena faktor ekonomi yang paling banyak terjadi di
Kota Jakarta Selatan yang menyentuh angka hingga 1.390 kasus.
Baca Juga: Cara Mudah Terjemahkan Suara ke Bahasa Asing di HP Infinix, Tidak Perlu Buka Google Translate
Lantas, seberapa banyak kasus perceraian karena faktor ekonomi yang terjadi di masing-masing wilayah di Jakarta pada tahun 2023?
Dikutip dari laman resmi milik BPS, berikut ini jumlah angka perceraian karena faktor ekonomi di masing-masing wilayah di Jakarta tahun 2023 menurut BPS.
1. Jakarta Selatan
Wilayah pertama yang memiliki angka perceraian tertinggi karena faktor ekonomi di Jakarta diraih oleh Jakarta Selatan.
Kasus perceraian karena faktor ekonomi di Jakarta Selatan mencapai angka 1.390 kasus di tahun 2023.
2. Jakarta Barat
Jakarta Barat menjadi wilayah yang menduduki posisi kedua dengan perceraian karena faktor ekonomi paling banyak di Jakarta.
Sebanyak 514 kasus perceraian terjadi di Jakarta Barat karena faktor ekonomi selama tahun 2023.
3. Jakarta Utara
Sementara itu, Jakarta Utara menjadi wilayah dengan kasus perceraian karena faktor ekonomi yang menduduki posisi ketiga.
BPS mencatat sebanyak 288 kasus perceraian terjadi di Jakarta Utara karena faktor ekonomi selama tahun 2023.
4. Jakarta Pusat
Jakarta Pusat menjadi salah satu wilayah di Jakarta dengan angka perceraian karena faktor ekonomi yang paling rendah.
Lebih rendah dibandingkan dengan tiga wilayah lainnya, Jakarta Pusat memiliki kasus perceraian karena faktor ekonomi sebanyak 170.
Baca Juga: iPhone Kamu Nge-Lag dan Cepat Panas? Coba Matikan 10 Fitur Ini agar Performa Kembali Ngebut
5. Jakarta Timur
Di urutan terakhir dengan angka perceraian karena faktor ekonomi paling sedikit diraih oleh Jakarta Timur.
Kasus perceraian karena faktor ekonomi di Jakarta Timur hanya ada 90 kasus di tahun 2023.
Demikian informasi mengenai wilayah di Jakarta yang memiliki angka perceraian tertinggi karena faktor ekonomi menurut BPS.