Metropolitan

Perceraian di Jakarta Tembus 14 Ribu, Ternyata Ini Wilayah dengan Jumlah Kasus Terbanyak!

Oleh: Belinda Safitri KP Rabu 23 Okt 2024, 11:34 WIB
Illustrasi. Perceraian DKI Jakarta

AYOJAKARTA.COM - Seperti kota-kota lainnya, perceraian masih menjadi salah satu permasalahan yang terus ada di DKI Jakarta.

Menurut data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta yang diperbarui pada 22 Februari 2024, jumlah perceraian di ibu kota sepanjang tahun 2023 mencapai 14.381 kasus.

Tingginya angka ini menjadi perhatian serius, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, yang dikenal dengan gaya hidup serba cepat dan padat.

Baca Juga: Review Huawei Watch Ultimate, Smartwatch Terbaik untuk Pecinta Olahraga dan Petualangan

Kondisi ekonomi, masalah komunikasi, dan tekanan dalam hubungan keluarga sering kali menjadi pemicu perceraian di wilayah metropolitan seperti Jakarta.

Lantas, wilayah manakah yang mencatatkan jumlah kasus perceraian terbanyak?

BPS mengungkap, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah perceraian tertinggi, yaitu mencapai 4.202 kasus.

Jakarta Timur, sebagai wilayah dengan populasi terbesar di DKI Jakarta, kerap menghadapi tantangan sosial-ekonomi yang lebih besar. Inilah yang turut berkontribusi pada tingginya angka perceraian di sana.

Disusul oleh Jakarta Selatan dengan 3.410 kasus perceraian, wilayah ini dikenal sebagai pusat urban dengan tekanan hidup yang cukup tinggi, meskipun merupakan salah satu kawasan yang dihuni oleh kelompok menengah ke atas.

Sementara itu, Jakarta Barat mencatatkan 3.054 kasus perceraian, diikuti Jakarta Utara dengan 2.475 kasus.

Baca Juga: Semua Ada, dari Harga Terjangkau hingga Kelas Pejabat! Inilah 7 Rekomendasi HP Terbaru Rilis Oktober 2024

Jakarta Barat sendiri dikenal sebagai kawasan industri dan perdagangan, yang kerap kali memengaruhi dinamika rumah tangga karena tuntutan pekerjaan yang tinggi.

Di Jakarta Utara, selain tantangan sosial-ekonomi, masalah lingkungan hidup seperti banjir dan kondisi permukiman yang padat turut mempengaruhi kualitas hidup warganya.

Adapun Jakarta Pusat menjadi wilayah dengan jumlah perceraian terendah di antara kota-kota di DKI Jakarta, yaitu 1.240 kasus.

Namun, hal yang cukup menarik adalah Kepulauan Seribu tidak mencatatkan satu pun kasus perceraian sepanjang tahun 2023.

Hal itu mencerminkan perbedaan signifikan dalam dinamika sosial antara kawasan perkotaan dan wilayah kepulauan yang lebih kecil dan terpencil.

Jadi, itulah data BPS mengenai perceraian di Jakarta. Bagaimana menurutmu?.***

Reporter Belinda Safitri KP
Editor Jinan Vania Barizky