AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana memperbanyak pembangunan jembatan angkat.
Jembatan angkat yang rencananya akan dibangun ini memiliki mekanisme buka-tutup.
Sebelumnya, sudah ada jembatan angkat yang bisa dijadikan contoh, yakni Jembatan Gandaria, Kebayoran Baru.
Pembangunan jembatan angkat ini akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Imbauan dan Prediksi Cuaca DKI Jakarta BMKG Hari Ini: Hujan Petir pada Malam Hari di 4 Wilayah
Pembangunan akan dilaksanakan melalui Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan.
Sebelum itu, Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa konsultasi terkait pembangunan jembatan angkat ini telah dilakukan.
Fungsi Jembatan Angkat
Adapun tujuan pembangunan jembatan angkat ini adalah mempermudah pemeliharaan saluran drainase menggunakan ekskavator.
Pembangunan jembatan angkat ini akan difokuskan di area padat penduduk.
Selain itu jembatan angkat berfungsi untuk mempermudah dan memperlancar mobilitas warga sekaligus menjaga kebersihan saluran air.
Jembatan angkat memungkinkan ekskavator kecil masuk ke sungai-sungai.
Diketahui, Jembatan Gandaria merupakan jembatan angkat pertama di Jakarta Selatan.
Jembatan ini memiliki panjang 9 meter dan lebar 1,5 meter.
Jembatan Gandaria menghubungkan dua wilayah di Gandaria-Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama.
Jembatan tersebut bisa dilintasi oleh pejalan kaki dan pengendara sepeda motor dengan aman.
Demikian adalah informasi mengenai rencana pembangunan jembatan angkat oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.***